SuaraJawaTengah.id - Indonesia bakal jadi tuan rumah event akbar yakni Piala Dunia U-20 2021 mendatang.
Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion I Wayan Dipta (Bali) dipilih menjadi stadion yang akan menggelar pertandingan.
Setiap venue utama juga wajib menyediakan lapangan latihan, termasuk juga Kota Solo yang menyiapkan Lapangan Sriwaru, Lapangan Banyuanyar, Stadion Sriwedari, hingga Lapangan Kottabarat.
Namun, ada cerita menarik dari Lapangan Sriwaru yang terletak di Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan.
Karena belum steril dari gelaran Piala Dunia, lapangan di tengah perkampungan itu dimanfaatkan warga untuk aktivitas. Termasuk menjemur kain batik dimana kampung di sana memang banyak usaha batik.
Dari pantauan Suara.com, terlihat seorang pegawai sedang menjemur belasan kain batik. Kain sepanjang sekitar 25 meteran itu dijemur di sisi timur lapangan.
"Biasanya menjemur dari pagi sekitar jam 9 sampai siang. Kalau sore lapangannya digunakan bermain sepak bola," kata salah satu warga, Parjono saat berbincang, Selasa (22/09/2020).
Lokasi Lapangan Sriwaru sangat strategis karena berada di tengah kota. Jaraknya tak sampai 4 kilometer dari Stadion Manahan atau 10 menit perjalanan. Selain itu, juga tersebar hotel berbintang di sekitar lapangan.
"Ya senang juga lah Kota Solo jadi lokasi Piala Dunia. Mudah-mudahan sukses nanti pertandingannya," ujarnya.
Baca Juga: Foto Pilihan Pekan Ketiga Bulan September 2020
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo membenarkan jika lapangan masih dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas.
"Tetapi setelah nanti proses renovasi dan perbaikan ya harus sudah steril. Nanti ditutup," tegas Rudy.
Kontributor : RS Prabowo
Berita Terkait
-
Minta Izin Balap Lari, Kapolresta Surakarta: Tidak Akan Ada Izin
-
Pilkada Tak Ditunda, Muhammadiyah: Terserah, yang Penting Tanggung Jawab
-
Duh! Jadwal Kompetisi Sudah Keluar, Persis Solo Belum Kumpulkan Pemain
-
Jokowi Tak Tunda Pilkada di Era Corona Gegara Anak dan Mantu Ikut Nyalon?
-
Melihat Renovasi Stadion Gelora 10 November Surabaya
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang
-
Genjot Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Alokasikan Rp65,5 M untuk Perbaikan Jaringan Irigasi
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain