SuaraJawaTengah.id - Calon Bupati Purbalingga, Muhammad Sulhan Fauzi (Oji) diisukan terpapar virus Covid-19. Kabar tersebut sempat beredar di media sosial lewat video yang menggambarkan Oji sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada Jakarta.
Melalui kiriman video yang beredar, Oji mengenakan alat bantu pernapasan di kedua hidungnya. Namun dirinya tidak menjelaskan secara rinci terkait penyakit yang dideritanya.
"Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warrahmatullahiwabarakatuh, halo apa kabar seluruh masyarakat Purbalingga. Mudah-mudahan panjenengan selalu diberikan sehat walafiat. Hari ini tanggal 20, malam Senin saya Muhammad Sulhan Fauzi ingin menyampaikan kabar yang selama ini cukup lama kita tidak berkomunikasi. Bahwa malam hari ini adalah malam yang ke delapan saya di Rumah Sakit Mayapada di Jakarta," kata Oji melalui pesan video yang diterima Suara.com, Selasa (22/9/2020) malam.
Ia menjelaskan kronologis ceritanya ketika tanggal 6 September 2020, seusai dia dan tim sukses mendaftarkan diri ke KPU, setelah itu bersama-sama melakukan deklarasi ke Kecamatan Rembang sampai sore hari.
"Kemudian hari Seninnya, tanggal 7, 8 dan 9 sampai dengan hari Rabu saya melakukan pemeriksaan kesehatan di Klaten, dan alhamdulillah dinyatakan baik. Kemudian hari Kamisnya saya merasa tidak enak badan, sehingga hari Sabtunya saya memutuskan untuk ke Jakarta. Di Jakarta saya dipaksa untuk menginap di Rumah Sakit Mayapada ini sampai dengan hari ini (Minggu) kurang lebih delapan hari," jelasnya.
Menurut keterangannya pada saat ini kondisinya sudah mulai membaik. Dan dalam beberapa hari kedepan sudah diperbolehkan pulang. Ia meminta maaf kepada masyarakat Purbalingga karena akibat sakitnya banyak kunjungan-kunjungan ke daerah tidak terlaksana.
Dalam pesan terakhir video yang beredar Oji meminta doa kepada masyarakat Purbalingga agar segera sembuh. Ia juga tak lupa mendoakan kepada masyarakat Purbalingga agar selalu diberikan kesehatan.
Sementara itu, menurut tim sukses pasangan Sulhan Fauzi dan Zaini Makarim (Oji-Jeni), Adi Yuwono menjelaskan bahwa sakitnya Oji sejak tes kesehatan.
"Sakitnya saya tidak bisa memastikan apakah itu Covid-19 atau bukan, tapi memang sedang dirawat," katanya melalui pesan suara, Selasa (22/9/2020).
Baca Juga: Keluarkan Maklumat, FPI, GNPF Ulama dan PA 212: Boikot Pilkada Serentak
Dengan adanya pesan berantai yang mengatakan bahwa Oji terpapar virus Covid-19, pihaknya tetap solid untuk terus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sudah terjadwal.
"Kita tetap sosialisasi, tahapan di KPU tetap kita jalankan," jelasnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
Maklumat FPI, GNPF, PA 212: Hentikan Pilkada Maut!
-
Kenapa Jokowi Keukeuh Gelar Pilkada Di Tengah Pandemi? Ini Alasannya
-
Satgas Covid-19: Tak Ada Toleransi Bagi Kegiatan Politik Picu Keramaian
-
Pemerintah Tidak Mentolerir Aktivitas Pilkada yang Meningkatkan Penularan
-
Pendukung Askar - Spink Diminta Pantau Penetapan Calon Lewat Media Sosial
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama