SuaraJawaTengah.id - Meski terdapat kenaikan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, tempat isolasi di Jawa Tengah masih dibilang cukup aman. Saat ini Sabtu (26/9/2020) terdapat 3.128 pasien positif Covid-19 yang dirawat.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan, tempat isolasi untuk pasien Covid-19 yang disediakan Pemprov Jateng saat sudah terpakai 40%.
"Dari total 6.936 tempat isolasi yang disediakan, dan yang ruang isoalasi yang disediakan rumah sakit sekitar 3.650 saat ini yang terisi 40%. Sisanya 60% masih kosong," ujar Yulianto dilansir dari Ayosemarang.com.
Yulianto menambahkan, jika ruang ICU yang disiapkan untuk pasien aktif Covid-19 mencapai 407 tempat, saat ini sudah digunakan sekitar 40%. Sedangkan 60% lainnya dalam keadaan kosong.
"Dengan banyaknya ruang isolasi yang kosong menunjukkan angka pasien Covid-19 sudah berkurang, meski angka kasus Covid-19 masih termasuk tinggi," imbuhnya.
Tak hanya itu, untuk mengantisipasi penambahan kasus Covid-19 di Jawa Tengah. Ruang isolasi juga disediakan di tingkat pemerintah kabupaten kota.
"Untuk di tingkat kabupaten kota juga menyediakan ruang isolasi, seperti contoh di Rumah Dinas Wali Kota, di Hotel seperti Kabupaten Pati, dan lainnya. Selain itu, tempat isolasi juga ada di tingkat desa, data kita ada 2.319 tempat isolasi," katanya.
Berita Terkait
-
Hati-Hati, Klaster Keluarga Mulai Mengancam Kota Bandung
-
Divakumkan Akibat Covid-19, UIR Malah Dipakai untuk Tes Masuk Polisi
-
Cerita Saat Terpapar Corona, Wali Kota Bogor: Sampai Tak Bisa Rasakan Sate
-
Sepakat dengan Mahfud MD, Ganjar Setuju Inisiator Dangdutan Tegal Dipenjara
-
Dianggap Lalai Bikin Kebijakan Karantina, Menkes Victoria Mengundurkan Diri
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis