SuaraJawaTengah.id - Wahana Perosotan raksasa yang ada di Dusun Semilir Kota Semarang dapat menjadi pilihan bagi para pemburu foto selfie. Saat ini, wahana tersebut sedang viral karena warna perosotan tersebut seperti pelangi setinggi gedung 5 lantai.
Layaknya sebuah pelangi, di perosotan tersebut ada warna merah, kuning, hijau, ungu dan oranye yang memperindah frame untuk foto. Agar tidak melukai pengunjung, perosotan tersebut juga dilapisi dengan kain yang halus.
Marketing Komunikasi Dusun Semilir, Irene mengatakan, wahana perosotan yang ada di Dusun Semilir merupakan wahana yang paling laris. Untuk menikmati wahana tersebut cumu perlu membayar Rp15 ribu rupiah.
"Wahana itu memang yang paling laris. Mungkin karena baru dan bagus untuk dibuat selfie," jelasnya kepada Suara.com, Sabtu (26/9/2020).
Ia menyebutkan, untuk hari-hari biasa pengunjung di wahana tersebut bisa mencapai Rp2 ribu pengunjung. Sedangkan untuk hari libur bisa sampai Rp7 ribu pengunjung.
"Selama pandemi memang kita batasi pengunjung yang ingin ke Dusun Semilir," ucapnya.
Selain perosotan, di Dusun Semilir juga terdapat wahana yang lain seperti Gondala, Trem, Kereta Wisata dan Genjot. Jika ingin menikmati wahana tersebut cukup mengeluarkan biaya Rp15 ribu hingga Rp20 ribu untuk satu wahana.
"Untuk prosotan Rp15 ribu, Gondala Rp25 ribu, Term Rp20 ribu, Kereta Wisata Rp20 ribu dan Mobil Genjot Rp15 ribu," katanya.
Selain itu, untuk memasuki Dusun Semilir pengunjung wajib mematuhi Protokol Kesahatan, mulai dari manggunakan masker, pengecakan suhu tubuh, cuci tangan, menggunakan Hand Sanitizer dan jaga jarak.
Baca Juga: 5 Destinasi Pantai Populer Saat Menginap di Kawasan Jimbaran
"Setiap 10 menit juga selalu diinformasikan kepada pengunjung mengenai protokol kesehatan," imbuhnya.
Pengunjung asal Semarang, Aldini Noviana Putri mengatakan, wahana perosotan sangat excited sekali. Wahana perosotan bisa membuat adrenalinnya naik. Ditambah, bentuk perosotannya berbeda dengan yang lain.
Meski begitu ia mengeluhkan soal antrian yang harus antri lebih dari satu jam untuk masuk di Dusun Semilir. Meski begitu, ia rela menunggu karena penasaran dengan wahana tersebut.
"Saat saya masuk harus mengantri sampai k 1 jam lebih," ujarnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City