SuaraJawaTengah.id - Dua pemuda berinisial DN (17) warga Desa Margasana, Kecamatan Jatilawang dan SP (16) warga Desa/Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tercebur ke Saluran Irigasi Bendung Gerak Serayu, Jumat (2/10/2020) petang.
Komandan Tagana Banyumas, Ady Candra menjelaskan proses pencarian baru membuahkan hasil 4 jam berselang tak jauh dari korban tercebur.
"Korban pertama berhasil ditemukan pukul 22.40 WIB atas nama DN. Lokasi penemuannya berjarak sekitar 100 meter dari awal tercebur," kata Ady Candra melalui pesan suara, Sabtu (3/10/2020) dini hari.
Sedangkan untuk korban kedua atas nama SP, baru berhasil ditemukan 6 jam kemudian. Lokasinya berbeda dengan penemuan korban pertama.
"Korban terakhir ditemukan pukul 00.19 WIB. Kurang lebih 50 meter dari titik awal tenggelam. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," katanya.
Kronologi kejadian tersebut bermula saat kedua korban bersama dua temannya berjenis kelamin perempuan tengah berpesta minuman keras (miras). Namun saat sedang minum, salah satu korban ada yang terpeleset kemudian masuk ke saluran irigasi.
"Awalnya itu ada empat orang yang lagi minum-minuman keras sejak sore. Kemudian saat pukul 18.00 WIB, salah satu ada yang tercebur ke saluran irigasi," ujarnya.
Mengetahui temannya tercebur kemudian temannya yang satu bermaksud menolong. Namun karena sama-sama dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol akhirnya ikut tenggelam.
"Yang niatnya menolong, justru mereka berdua tenggelam. Kemudian dua orang temannya, perempuan meminta bantuan warga untuk meminta pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek," ujarnya.
Baca Juga: Gadis 13 Tahun Diminta Menyetir, Hantar Ayahnya yang Mabuk Beli Es Krim
Selain melibatkan tim SAR Gabungan dari BPBD, Basarnas dan Tagana, proses evakuasi juga melibatkan petugas pintu air Bendung Gerak Serayu.
"Tadi sudah dilakukan pengosongan saluran, dengan cara pintu irigasi ditutup dulu biar kondisi air menjadi menjadi surut. Karena masuk ke saluran pembuangan lumpur tentunya menyulitkan tim dalam pencarian," terangnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
Gadis 13 Tahun Diminta Menyetir, Hantar Ayahnya yang Mabuk Beli Es Krim
-
Bahaya Covid-19 Itu Nyata, Nakes Ini Ungkapkan Kengeriannya Saat Terpapar
-
Mantan Sopir Grab Dituduh Merudapaksa Penumpang Mabuk
-
Pemuda Mabuk Arak Macan di Ciputat, Keroyok Shidqi Sampai Urat Tangan Putus
-
Diduga Mabuk, Pria Bertingkah Aneh di Tengah Jalan, Videonya Viral
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Melawan Petugas Saat Razia Petasan, 4 Pemuda di Kudus Diamankan Polisi
-
Jateng Diserbu 1,3 Juta Kendaraan Pemudik, Ahmad Luthfi: Sentralnya Mudik Ya di Sini!
-
Benteng Pendem Cilacap: Saksi Bisu Dua Penjajah dan Destinasi Wisata Sejarah Saat Lebaran
-
Bosan Mudik Begitu Saja? Intip 5 Destinasi Wonosobo yang Siap Manjakan Mata Usai Lebaran
-
BRI Dorong Tradisi THR Lebaran Digital, 2 Fitur BRImo Jadi Andalan Nasabah