Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Selasa, 06 Oktober 2020 | 09:54 WIB
Ilustrasi Covid-19. (Suara.com/Eko Faizin)

Sebelumnya, klaster baru penularan Covid-19 muncul di Kelurahan Parakan Kauman, Kabupaten Temanggung. Penularan terjadi di klaster piknik dan klaster kondangan. 

Bupati Temanggung, menyampaikan klaster kondangan masih bertambah, tetapi ada klaster baru lagi yang muncul.

Menurutnya ada satu rombongan warga Parakan Kauman yang melakukan piknik ke wisata air di Banjarnegara, saat pulang dari wisata air ini ada satu orang yang sakit lalu meninggal dunia dan saat dilakukan tes usap ternyata positif COVID-19.

"Kemudian satu rombongan piknik itu kita tes usap dan ada 9 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19," katanya.

Baca Juga: Duh, CDC Akui Virus Corona Bisa Menyebar di Udara

Selain di Parakan, katanya, kasus yang menonjol di Kabupaten Temanggung, ada beberapa titik yang sekarang sedang ditangani secara serius, yaitu ada di Kelurahan Walitelon ada suatu kasus yang melibatkan 4 orang positif COVID-19, kemudian juga ada di Kecamatan Kaloran dan Kecamatan Kandangan.

Ia menyampaikan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Temangung sekarang mulai menerapkan pengetatan lagi dan terus melakukan kampanye-kampanye kepada masyarakat terhadap mereka yang positif dilakukan pelacakan kontak eratnya dan juga yang positif diminta untuk karantina di kabupaten.

"Kalau yang bersangkutan tidak mau karantina di kabupaten dia harus menandatangani surat pernyataan dan harus ada surat kesanggupan dari pihak desa dan juga Satgas Jogotonggo setempat agar yang bersangkutan tidak keluar rumah selama masa karantina," katanya.

Antara

Baca Juga: Lawan Pandemi Covid-19, Kristina Aktif Berkarya

Load More