SuaraJawaTengah.id - Kasus penipuan terjadi pada Program Kartu Prakerja. Hal itu diketahui setelah banyaknya pesan broadcasting yang ramai ditemui di sosial media.
Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghiraukan segala bentuk penipuan dengan iming-iming akan menerima bantuan Rp600.000.
Melalui akun resmi instagram, @prakerja.go.id, Manajemen Pelaksana menegaskan bahwa situs resmi hanya ada di www.prakerja.go.id. Mereka mengimbau agar masyarakat dapat waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Kartu Prakerja.
Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menegaskan agar masyarakat tidak memberikan data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), nomor HP, alamat email, atau data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak bertanggungjawab.
"Jadi, pastikan Sobat hanya mengunjungi situs Kartu Prakerja yang resmi, ya!,” tulis salah satu unggahan Instagram @prakerja.go.id, Minggu (11/10/2020).
Berikut contoh pesan penipuan yang mengatasnamakan bantuan Kartu Prakerja, seperti dilansir Ayosemarang.com.
"Daftar Prakerja Sekarang! Dapatkan bantuan sebesar 600.000 dari pemerintah lewat program Prakerja. Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Bantuan akan dikirim setiap bulan selama program ini berjalan.
Langkah untuk mendaftar Prakerja: Kunjungi situs prakerja.vip, isi formulir data diri, anda akan mendapatkan pemberitahuan melalui email/nomor hp, bantuan akan dikirim melalui rekening bank. Harap bagikan pesan ini kepada kerabat yang membutuhkan. Prakerja.vip.
Format pesan di atas merupakan salah satu bentuk penipuan dan berita palsu yang mengatasnamakan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Apabila masyarakat menemukan informasi seperti di atas, harap lapor melalui nomor layanan masyarakat bebas pulsa di 0800-150-3001.
Baca Juga: Kapan Kartu Prakerja Gelombang 10 Dibuka? Ini Penjelasannya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak
-
Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan
-
Gus Yasin Bongkar Peran Penting Anak Muda Jateng Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Dari Loper Koran hingga Doktor, Cerita Arief Tuntaskan Disertasi Sambil Jaga Ibu di Rumah Sakit
-
Timnas ke Final, Pemprov Jateng Pastikan Nobar Berlanjut hingga Laga Puncak