Ilustrasi kepala botak. (Shutterstock)
Perokok dan peminum alkohol yang ingin melakukan terapi ini sebaiknya berhenti setidaknya dua pekan sebelum perawatan bila ingin hasil yang maksimal.
Jika ingin melakukan terapi PRP di tengah pandemi COVID-19, pastikan tempat yang dituju sudah menerapkan protokol kesehatan dan para petugasnya juga menggunakan pelindung untuk mencegah risiko terinfeksi virus.
Berita Terkait
-
Tak Perlu Obat Khusus, Pijatan Kepala Bisa Bantu Atasi Rambut Rontok
-
Botak dan Tanpa Brewok, Penampilan Conor McGregor Bikin Pangling!
-
Helm Ajaib Bikinan LG, Bisa Atasi Kerontokan Rambut
-
LG Rilis Helm Ajaib untuk Menumbuhkan Rambut, Bisa Atasi Kebotakan
-
Gegara Terlalu Rajin Olahraga, Pemuda 24 Tahun Alami Kebotakan
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
BRI Catat 39,7% Kenaikan, Buka Money Changer di Perbatasan Motaain Nusa Tenggara Timur
-
Lawan Vonis 5 Tahun, Mbak Ita Ajukan PK: Tak Nikmati Korupsi, Semua Untuk Rakyat!
-
Istri Wapres RI, Selvi Ananda Borong Batik Tulis Lasem Binaan RB Rembang Semen Gresik
-
Teror Begal Payudara Hantui Tembalang Semarang: Sehari 3 Kali Beraksi, Incar Ibu-ibu!
-
Sujiwo Tejo dan Teater Lingkar Sindir Keras Koruptor Lewat Lakon 'ROJO TIKUS' di Demak