SuaraJawaTengah.id - Pandemi Covid-19 belum juga usai, Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemerintah Kabupaten Banyuma menggelar bersama. Acara istighosah kubro dan doa bersama selamatkan negeri dari Covid-19 digelar di Alun alun Purwokerto, Senin (26/10/2020).
Selain doa bersama untuk Covid-19, acara tersebut digelar dalam rangka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020.
Bupati Banyumas Achmad Husein dihadapan ratusan santri berharap agar selalu menjalankan 3M yakni wajib pakai masker, wajib cuci tangan, dan wajib jaga jarak.
Ia mengimbau, masyarakat bila bicara dengan orang atau sesepuh orang tua terutama para Kiai pakai masker. Menurut dia, orang di atas usia 60 tahun paling rentan.
"Masa pandemi belum usai jadi tolong selalu terapkan protokol kesehatan, yang usia rentan tolong dilindungi dan dijaga sebagai upaya jogo tonggo, komunikasi dengan orang tua yg muda harus mawas diri," kata Bupati dilansir dari TimesIndonesia.co.id.
Dengan istighosah saat ini, doa yang dipanjatkan menurut Bupati adalah sebuah permohonan agar Covid-19 bisa hilang. sehingga semua kegiatan khususnya perekonomian dapat kembali berjalan dengan lancar.
Sementara Rois Syuriah PCNU Kabupaten Banyumas KH. Mughni Labib mengatakan, dengan istighosah dan doa bersama ini diharapkan wabah pandemi Covid-19 segera hilang meninggalkan bumi Indonesia, khususnya Kabupaten Banyumas.
"Semoga Covid-19 segera meninggalkan kita. Kita harus yakin dengan berdoa kepada Allah SWT, kita akan selalu diberi kesehatan untuk memerangi pandemi ini," katanya.
Pelaksanaan doa bersama ini di ikuti ribuan santri yang duduk di lapangan Alun Alun Purwokerto dengan menjaga jarak.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Kota Makassar Berubah dari Zona Merah ke Zona Oranye
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Klaim Kasus Aktif Corona Indonesia Lebih Rendah Dari Dunia
-
Check Point di Perbatasan Aktif Kembali, Masuk ke Riau Bakal Dites Rapid
-
Update 26 Oktober: Kasus Corona Indonesia 392.934, Meninggal 13.411 Jiwa
-
Update 26 Oktober: Positif Corona Indonesia 392.934, Sembuh 317.672 Orang
-
Studi: Pasien Pria Tua Covid-19 yang Dirawat di RS Bangun Antibodi Terbaik
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya
-
Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
-
Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak