Nasib serupa dirasakan Sriyana, 54. Penjaga SMPN 2 Manisrenggo itu bersama istrinya Harsini, 44, adalah pengelola salah satu kantin sekolah di Klaten sejak 2008. Kantin yang mereka kelola hingga kini masih tutup dan belum jelas kapan bakal dibuka.
Tambahan pendapatan keluarga Sriyana dan Harsini dari mengelola kantin dengan berjualan makanan ringan, minimuan, hingga soto yang rata-rata Rp100.000 per hari pun menguap sejak ada pandemi. Pasangan itu juga memutuskan tak berjualan di luar sekolah.
Sriyana memilih meminta Harsini pulang kampung di Desa Joho, Kecamatan Prambanan untuk mengelola sawah orang tuanya. Sementara, Sriyana tetap berada di sekolah menempati rumah dinas lantaran terikat pekerjaannya sebagai penjaga sekolah.
Pasangan pengelola kantin sekolah Klaten dengan tiga anak itu hanya mengandalkan pendapatan Sriyana sebagai penjaga sekolah dengan gaji sekitar Rp3 juta per bulan.
“Alhamdulillah saya sudah diangkat menjadi PNS sejak 2014 lalu. Mudah-mudahan pandemi ini cepat selesai,” kata Sriyana.
Berita Terkait
-
Ford Transit Bakal Muncul Dalam Versi Mobil Listrik
-
Paldam I/BB Operasi Disiplin Warga, Terapkan Protokol Kesehatan
-
Awal November, Balikpapan Mencatat Kasus Positif COVID-19
-
Pertama Kali Dalam 5 Bulan, Australia Laporkan Nol Kasus Virus Corona
-
Dampak Libur Panjang, 69 Wisatawan di Puncak Reaktif Covid-19
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama