SuaraJawaTengah.id - Kabar mengejutkan datang dari lingkungan Pemkab Banyumas. Beredar informasi sopir dan ajudan Bupati Banyumas, Achmad Husein terkonfirmasi Positif Covid-19.
Ketika dikonfirmasi, Bupati Husein membenarkan informasi tersebut. Bernada santai dan bercanda, ia juga memberitahu kondisinya saat ini.
"Sopir saya sudah masuk rumah sakit. Sama ajudan satunya itu," katanya di Pendopo Sipanji Purwokerto, Selasa (10/11/2020).
Setelah diketahui sopir dan ajudannya positif Covid-19, ia kemudian juga melakukan swab. Hasilnya pun telah diketahui.
"Saya sudah swab, hasilnya alhamdulillah negatif," jelasnya singkat.
Namun ketika ditanya riwayat perjalan keduanya, Husein tidak menanggapi dan berjalan pergi meninggalkan lokasi.
Sementara itu, dilain hal terkait dengan massa ujicoba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang telah berlangsung selama dua minggu, Husein menjelaskan telah melakukan evaluasi.
"Prosesnya semua baik. Artinya mematuhi protokol. Tetapi kemudian kita kan swab lagi, yang dulunya negatif waktu swab, setelah proses pembelajaran ini ternyata ada yang positif, guru penjaskes dan ini lagi di tracing apakah tertular dari muridnya atau istrinya," ujarnya.
Jadi berdasarkan SK 3 Menteri, jika sedang berjalan (PTM) kemudian ini ada yang positif, sekalipun satu maka tatap muka harus dihentikan.
Baca Juga: Emas 50 Gram Emak-emak di Padang Raib, Usai Dihipnotis 'Petugas Covid'
"Mulai hari ini dihentikan kaya dahulu. Ini di tracing kalau semua negatif berarti ia tertular dari luar sekolah," terangnya.
Sebelum proses pembelajaran dimulai kembali, Bupati Husein menginstruksikan agar seluruh guru di swab semua. Ini mengantisipasi agar tidak muncul kluster sekolah di Kabupaten Banyumas.
Selama bulan November ini, berdasarkan data dari Dinkes Kabupaten Banyumas, tercatat tambahan 90 kasus baru Covid-19. Jika keseluruhan kasus sejak bulan Maret, hampir mencapai seribu kasus.
"Sekarang total kasusnya sudah 920. Bulan ini semoga tidak tinggi, karena baru tanggal 10 saja tambahannya cukup lumayan ini. Kita tracing terus," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
Tana Toraja dan Toraja Utara Sudah Sekolah Tatap Muka, Bagaimana Daerah
-
Hampir 300 Ribu Buruh di Kepri Kehilangan Pekerjaan Karena Wabah Covid-19
-
Kasus Infeksi Lampaui 200 Ribu, Nepal Gratiskan Tes dan Perawatan Covid-19
-
Di Tengah Pandemi Covid-19, Penjemput Habieb Rizieq Berebut Cium Tangan
-
Upaya Facebook Menangkal Misinformasi Covid-19 di Indonesia
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight