SuaraJawaTengah.id - Aktivitas Gunung merapi mengalami peningkatan, dan mulai menjadi perhatian banyak pihak. Beberapa waktu lalu akun Twitter @merapi_uncover membagikan tangkapan layar gambar puncak Gunung Merapi dilihat dari aplikasi Google Maps.
Namun, bukan hanya kawah di bagian puncak yang terlihat, yang ikut menarik perhatian warganet adalah adanya warung makan Pecel Lele yang muncul di sekitar kawah.
Dalam tangkapan layar tersebut, terlihat adanya titik berwarna merah yang berada tepat di tengah kawah Gunung Merapi.
Sementara, tidak jauh dari titik tersebut, muncul titik lainnya yang menunjukkan keberadaan warung makan dengan titik warna oranye bergambar sendok garpu.
Pada titik tersebut, tertulis kalimat Pecel lele Lamongan, hal itu menjadi perhatian warganet. Mereka bertanya-tanya siapa gerangan orang yang membuka warung makan dekat dengan kawah Gunung Merapi.
Hal itu semakin menjadi sorotan mengingat situasi saat ini yang tengah berada di level Siaga.
"Siapa yang buka warung di sana?," tulis akun @merapi_uncover dalam cuitannya.
Sejak diunggah Rabu (11/10/2020), tangkapan layar itu sudah disukai lebih dari 197 pengguna Twitter. Ada puluhan lainnya yang membagikan ulang, 20 diantaranya dengan kutipan.
Sementara dari puluhan komentar yang ditinggalkan, muncul salah satu warganet yang mengaku pemilik warung tersebut.
Baca Juga: Pengungsi Merapi di Glagaharjo Tembus 203 Orang, Banyak Vitamin Dibutuhkan
"Ya ampun, mencelat tekan kene to warungku, nulis ning jalan merapi kok malah pindah ning pucuk (meloncat sampai sini warungku, nulis di jalan Merapi kok pindah sampai puncak-red), maaf segera saya edit," tulis akun @Supriyanto_Dei.
Salah satu warganet bernama Supriyanto mengaku jika warung tersebut adalah miliknya. Namun ia juga menyampaikan bahwa alamat tersebut salah. Lantaran ia bermaksud menulis alamat warungnya yang berada di Jalan Merapi. Sayangnya, entah ada kesalahan sistem atau hambatan lain, alamat warungnya berpindah ke puncak Merapi.
"Wes suwe kui min, mbuh kelakuane sopo sik ngawe titik maps neng kono (Sudah lama itu min, entah kelakuannya siapa yang membuat titik maps di situ-red)," tanggapan akun @Nimassetiyo.
"Mau beli pecel lele harus naik gunung dulu ya," komentar akun @Hanifanfs1.
Sementara akun @daruaji16 mengatakan, "Goreng ikannya langsung dikawah."
Berita Terkait
-
Aktivitas Gunung Merapi, BNPB Catat Lebih dari Seribu Warga Dievakuasi
-
Mobil Dapur Lapangan sampai Ambulans Evakuasi Warga dari Gunung Merapi
-
Ribuan Warga Dievakuasi Seiring Meningkatnya Aktivitas Gunung Merapi
-
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Ribuan Warga Dievakuasi
-
Waspada Erupsi Merapi, Basarnas Yogyakarta Siap Personel dan Alut di Sleman
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Dari Kebocoran hingga Kapal Terbakar: Pertamina Simulasi Keadaan Darurat di Pesisir Semarang
-
Kudus Jadi Fokus! Kapolda Jateng Genjot Transformasi Pelayanan Publik hingga Pendidikan Anak
-
The King is Back! Hari Nur Yulianto Resmi Pulang untuk Selamatkan Marwah PSIS Semarang
-
Babak Baru APINDO Jateng: Kolaborasi Kuat untuk Ekosistem Ekonomi yang Sehat
-
Kabar Baik PPDB Jateng 2026: Kuota SMA/SMK Negeri Ditambah Jadi 231.724 Kursi