SuaraJawaTengah.id - Ustaz Abdul Somad atau UAS terlihat mempunyai hubungan dekat dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). Beberapa hari lalu UAS juga muncul menyambut Habib rizieq Syihab di Ponpes Agrokultural Markas Syariat, Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat.
Bagaimana hubungan mereka? Apakah hanya masa Pilkada DKI 2017?
Dilansir dari Hops.id media jaringan Suara.com, UAS ternyata sudah lama bersimpati pada Habib Rizieq, jauh sebelum Pilkada DKI 2017 terjadi.
UAS mengaku dia ada perbedaaan antara dia dengan Habib Rizeq, namun ada satu sisi kesamaan yang membuatnya menjadi simpati dengan tokoh sentra FPI tersebut.
Pada Pilkada DKI 2017 Ustaz Abdul Somad mengatakan dia simpati pada Habib Rizieq sudah sejak dulu. Namun ia mengaku terkesan dengan sosok HRS dalam Pilkada yang menguras emosi publik Jakata itu, Habib Rizieq menyuarakan dukungan kepada pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
“Jadi keberaniannya (menegakkan amar maruf nahi munkar) itu bagi saya sesuatu yang menantang, saya senang,” kata UAS dalam kanal Youtube Karni Ilyas Channel dikutip Senin 16 November 2020.
Peceramah asal Pekanbaru ini mengaku senang dengan prinsip Habib Rizieq menegakkan amar maruf nahu munkar atau menegakkan kebenaran dan mencegah keburukan.
“Ada beberapa titik persamaan, saya senang sekali dengan gerakan amar maruf nahi munkar. Ada banyak orang amar maruf nahi munkar semangat mengajak orang berdzikir, salawat mengajak memakmurkan majid tapi ketika munkar, melihat perbuatan maksiat itu diam,” kata UAS.
Dia mengatakan amar maruf nahi munkar terkait dengan kepentingan orang banyak. makanya kalau disinggung soal hal ini, bisa menimbulkan pergolakan.
Baca Juga: Viral Video Chat Mesum Diduga Habib Rizieq-Firza Husein, Ada Suara Wanita
“Sehingga kalau kita sentuh, kalau istilah orang Melayu, kalau periuk belanga orang tersentuh dia mengamuk. Jadi saya simpati dari awal, sebelum ketemu beliau (Habib Rizieq) hiruk pikul Pilkada 2017. Soal keberanian bagi saya sesuatu yang menantang,” ujar UAS.
Bedanya dengan Habib Rizieq
Ustaz Abdul Somad mengatakan satu sisi ada persamaan dengan Habib Rizieq dalam amar maruf nahi munkar, namun dia ada perbedaan lho.
Salah satunya yang beda dengan tokoh sentral FPI adalah riwayat dan pengalaman menimba ilmunya.
“Saya (kuliah) di Mesir beliau di Imam Muhammad Ibnu Saud di Riyadh. Di Mesir lebih terbuka sedangkan di Riyadh ini satu mazhab saja,” kata UAS.
Perbedaan lainnya, dari sisi nasab (keturunan), UAS mengatakan dirinya orang biasa. Sementara Habib Rizieq adalah habib yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW.
Berita Terkait
-
Nikita Unggah Video Makian Rizieq: Saya Diancam Orang Mulutnya Kayak Sampah
-
Tak Cegah Nikahan Anak Rizieq, Akun Medsos Anies Diserbu
-
Sindir Habib Rizieq Pakai Hadis, Nikita Mirzani Diledek Jadi Dakwah Dadakan
-
Pelanggaran Prokes di Megamendung, Habib Rizieq Bakal Kena Denda Lagi?
-
Tak Takut Lawan Habib Rizieq, Nikita Mirzani: Sama-Sama Makan Nasi
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK