Eks napi kasus terorisme asal Karanganyar, Aris Widodo. Foto diambil Kamis (29/10/2020). (Solopos/Mariyana Ricky PD)
“Kepercayaan saya begitu. Tapi saya enggak lantas mau diminta membunuh siapa begitu. Saya masih harus melihat apa alasannya karena saya yakin saat konflik terjadi, selalu ada masyarakat awam. Tapi, entah kenapa karena saya mengirim surat itu saya dianggap sebagai simpatisan JI,” kisahnya.
Apa pun itu, Aris melanjutkan saat ia dianggap melakukan tindakan terorisme, ia hanya bisa pasrah.
"Saya hanya ingin berpesan bahwa tindakan apa pun yang berniat mencelakai orang lain adalah salah dan seharusnya tidak dilakukan, apa pun alasannya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Terima Perwakilan Petani Tembakau, Moeldoko: Kenaikan Cukai Rokok Rutin
-
Garap Lahan Eks-HGU, Petani Jampang Tengah Dianiaya hingga Sesak Nafas
-
Dari Tetesan Karet Jadi Rupiah, Cara Warga Perbatasan Hidup saat Pandemi
-
Tak Kuat Tahan Lapar, Petani Ngamuk Bunuh Ibu dan Saudaranya
-
Rencana Kenaikan Cukai Tembakau Bertentangan dengan Tujuan Pemerintah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat