Asam dan manis dari lemon dan madu menyempurnakan petualangan rasa dari segelas minuman ini.
Giliran beras kencur yang kami coba. Beras kencur modern dengan tambahan kental manis dan krimer membuat rasanya bisa cocok untuk mereka yang tak biasa dengan jamu.
Penasaran dengan rasa yang murni tanpa campuran apa pun, kami memesan beras kencur yang disaring hingga terasa lebih ringan, juga yang pekat.
Beras kencur saring dibuat menggunakan teknik V60, hasilnya serupa dengan teh, namun ada jejak-jejak beras kencur yang menempel di lidah. Sementara beras kencur yang pekat disajikan dalam gelas sloki.
Beras kencurnya jauh lebih terasa dibandingkan versi saring. Gula disediakan secara terpisah bila ingin rasanya lebih manis.
Terakhir, ada menu yang cocok untuk mereka yang ingin mengetahui sampai mana mereka bisa menoleransi rasa pahit: The Challenger.
Minuman yang didapuk sebagai "The King of Bitter" dibuat dari ekstraksi sambiloto dan temulawak. Satu porsi terdiri dari tiga sloki dengan tiga kepekatan berbeda.
Hasil ekstraksi pertama paling pahit, rasa pahitnya berkurang di ekstraksi kedua dan ketiga. Jangan khawatir, Acaraki sudah menyediakan potongan lemon yang bisa langsung digigit untuk menetralisasi rasa pahit.
Selain di Kota Tua, Acaraki juga bisa dinikmati di daerah Kemang yang menyediakan makanan berat serta camilan, juga bisa dipesan melalui layanan pemesanan ojek daring. Tak cuma minuman dan makanan yang dijual, pengunjung juga bisa mencoba sabun wangi alami yang dibuat dari ampas jamu-jamu yang diproduksi di Acaraki.
Baca Juga: Bisakah Diabetes Serang Kaum Muda di Bawah 40 Tahun?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah
-
Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP