SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 12 wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Magelang menjalani swab test di Puskesmas Borobudur, Jumat (27/11/2020). Langkah ini sebagai tindakan pencegahan penyebaran Covid-19.
Alasan kegiatan yang difasilitasi Pemkab Magelang melalui Satgas Penanganan Covid-19 ini, salah satunya karena profesi wartawan rentan terpapar virus Corona.
“Swab test dilakukan karena mobilitas wartawan yang tinggi dan sering bertemu dengan banyak narasumber dari berbagai kalangan,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.
Menurut Ketua PWI Kabupaten Magelang, Y Bagyo Harsono, swab test ini merupakan langkah antisipasi dalam menjaga kesehatan para wartawan terutama dari penularan Covid-19.
“Apalagi ada salah satu nara sumber yang sering ditemui wartawan positif Covid-19. Swab ini sebagai langkah antisipasi saja,” ujar Bagyo.
Dalam kesempatan ini, PWI Magelang juga mengklarifikasi informasi yang menyebut belasan wartawan Magelang positif Covid-19. Dalam pesan yang tersebar melalui WhatsApp group itu disebutkan, salah satu wartawan media cetak nasional yang bertugas di Tegal dinyatakan positif Covid.
Wartawan tersebut baru saja pulang dari tugas membantu liputan antisipasi erupsi Merapi di Kabupaten Magelang. Dalam pesan itu disebutkan, ada 14 wartawan lainnya yang ditemukan positif Covid.
Bagyo menegaskan, hingga saat ini tidak ada satupun wartawan Magelang yang dinyatakan positif Covid-19. Setelah liputan kunjungan Kepala BNPB ke Magelang pada 20 November 2020, para wartawan masih melaksanakan tugas seperti biasa. “Hari ini teman-teman melaksanakan swab test karena kesadaran sendiri.”
Para wartawan dianjurkan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan melakukan jaga jarak. “Hasil swab ini akan diketahui (hasilnya) 3 hingga 1 minggu lagi,” ujar Bagyo.
Baca Juga: Perkuat Program Jogo Tonggo, Wali Kota Magelang Bagikan 182 Paket Sembako
Kontributor: Angga Haksoro Ardhi
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa