SuaraJawaTengah.id - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut korban penembakan mobil Toyota Alphard di Solo bernisial In (72) masih mengalami trauma.
Hal itu membuat tim penyidik Satreskrim Polresta Surakarta belum bisa meminta keterangan dari perempuan yang juga kakak ipar pelaku LJ (72).
"Saksi korban belum bisa dimintai keterangan masih stress, jadi masih down dan trauma," kata Ahmad Luthfi kepada awak media di The Sunan Hotel, Jumat (04/12/2020).
Untuk itu, lanjut Kapolda, dirinya meminta Polresta Surakarta untuk menyiapkan konselor termasuk pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Mantan Kapolresta Surakarta itu menyebut, keterangan dari korban In cukup krusial untuk mengetahui pasti motif yang melatarbelakangi penembakan tersebut.
"Motifnya muncul, kalau sudah ada keterangan dari saksi korban. Untuk sementara dari keterangan tersangka tentang bisnis pribadi dan keluarga," tegasnya.
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut pelaku langsung menembaki mobil sebanyak delapan kali tembakan.
Tembakan itu masing-masing mengenai samping kanan sebanyak 4 bekas tembakan, samping kiri 2 bekas tembakan, depan 1 bekas tembakan dan belakang 1 bekas tembakan.
"Di dalam mobil itu juga masih ada istri dari pelaku. Mobil kemudian dibawa si sopir ini ke ke Mako Brimob Den C untuk mengamankan diri. Sementara pelaku kita amankan kurang dari dua jam di sebuah agen bus di Jaten," tegas Ade Safri.
Baca Juga: Geram dengan Tingkah Serdy Ephy Fano, Bhayangkara Solo FC Siapkan Sanksi
Saat ini, barang bukti seperti mobil, senjata api dan peluru diamankan di Mapolresta Surakarta.
Pelaku dikenakan Pasal 340 KUHP tentang percobaan pembunuhan serta Undang-Undang darurat terkait kepemilikan Senjata.
Kontributor : RS Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran
-
Unsoed Buka Suara Usai Rektor Kena OTT KPK: Warek I dan Warek 4 Pegang Kendali Pimpinan
-
BRI Group Makin Diakui, Raih Enam Penghargaan Bergengsi Asia 2026
-
BRI Dukung Potensi Bank Emas Indonesia Lewat Ekosistem Emas Terintegrasi
-
BRI Perkenalkan Qlola New Skin, Dorong Efisiensi Pengelolaan Keuangan Bisnis