SuaraJawaTengah.id - Akhir-akhir ini terapi plasma konvalesen sedang menjadi perbincangan publik dikarenakan manfaatnya bisa menyembuhkan seseorang yang positif Covid-19.
Kebenaran terapi tersebut juga diungkap oleh seorang dokter Khairul Hadi melalui video yang diunggah di akun instagram Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Dalam video berdurasi 1 menit dan 15 detik terlihat dokter Hadi berada dalam bed di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo.
"Saya dokter Khairul Hadi, SpKK Solo, saat ini saya lagi di ICU rumah sakit Moewardi Solo dirawat karena Covid-19. Saya sudah mendapatkan terapi plasma konvalesen dua kantong lima hari lalu," kata dokter tersebut.
Meski belum sembuh total, dokter Hadi mengaku terapi plasma konvalesen efektif untuk menyembuhkan seseorang yang positif Covid-19.
"Terasanya setelah dapat terapi saya langsung mengalami perbaikan yang luar biasa baik meskipun belum sembuh total. Karena memang sewaktu masuk saluran oksigen saya tidak begitu baik, saat ini sedang memakai alat bantu semacam alat kompa oksigen ke paru-paru," terangnya.
Untuk membantu memerangi dan menyembuhkan seseorang yang positif Covid-19 khususnya di daerah kota Semarang, Hendar Prihadi dan putri pertamanya Nindya ikut berkontribusi mendonorkan plasma darahnya.
Calon wali kota Semarang itu mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan dirinya dengan putri pertamanya sedang melakukan donor plasma tersebut.
"Terapi Plasma Convalescent saat ini telah menjadi salah satu metode penyembuhan Covid-19," tulisnya dalam sebuah caption di akun instagram @hendrarprihadi.
Baca Juga: Hendi Kenalkan Robot Pencuci Tangan, Suaranya Bikin Warganet Baper
Hendi sapaan akrabnya menjelaskan bahwa ia dan putri pertamanya mendonorkan plasma darahnya pada hari Jumat (4/12/2020) kemarin.
"Untuk hari ini saya juga mengajak putri pertama saya, Nindya untuk berkontribusi mendonorkan plasma darahnya, guna membantu penyembuhan pasien Covid-19," katanya.
Selain itu, Hendi juga berharap semoga usahanya tersebut dapat memberi manfaat untuk masyarakat.
Postingan foto yang mendapat 5.743 itu berhasil membuat netizen terharu dan meminta Hendi untuk membagikan syarat-syarat untuk mendonorkan plasma darah tersebut.
"Terharu kulo Pak, sehat selalu njih pak," ucap akun instagram @jakcleezer.
"Kereen Pak.. semoa banyak yg mengikuti jejak putrinya.. klo bisa dishare juga pak syarat yg bisa mendonorkan plasma darah apa dan harus kemana," jelas akun instagram @junidameria.
"Alhamdulillah.. ayo bersama lawan covid-19.. yg lain pake masker, jga jarak.. jaga kesehatan,, jaga kebersihan.. sering cuci tangan pake sabun atau handsanitidzer.. pasti kita menang.. semangat," harap akun instagram @res2wan.
Reporter: Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Semen Gresik Apresiasi atas Kontribusi Karyawan dengan Menggelar TPM Awards 2025
-
Trauma Tambang Pasir Progo Belum Usai, Kini Tanah Urug Menghantui Warga Desa Sambeng
-
Waktu Buka Puasa di Semarang Hari Ini 24 Feb 2026: Cek Jadwal Magrib dan Doa Lengkap!
-
Kronologi Hilangnya Kepala Desa Sambeng di Tengah Gejolak Penolakan Tambang Tanah Urug
-
7 Fakta Video Viral Tarawih Disebut Terjadi di Pati, Kemenag Beri Klarifikasi Resmi