- Gerakan Solusi Indonesia menyalurkan hewan kurban sapi dan kambing hasil peternak lokal Boyolali serta Solo pada Mei 2026.
- Penyaluran hewan kurban dilakukan di wilayah Karesidenan Surakarta untuk membantu kaum marginal serta masyarakat yang membutuhkan.
- GSI berkomitmen mendukung produk lokal dengan membeli hewan ternak berkualitas dari petani daerah demi kebermanfaatan sosial masyarakat.
SuaraJawaTengah.id - Gerakan Solusi Indonesia (GSI) menebar sejumlah hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha.
Ketua Panitia Kurban GSI, Yuhan Perdana mengatakan, hewan yang dibeli berupa tiga sapi dan sejumlah kambing. Hewan kurban ini dibeli dari peternak lokal di Kabupaten Boyolali dan Kota Solo.
"Peternak-peternak lokal sapi dan kambing harus kita larisi. Apalagi Idul Adha hanya sekali setahun. Kalau kita datangi dan larisi senang," kata dia dalam pernyataan yang diterima, Rabu (27/5/2026).
Adapun jenis sapi yang dibeli dari peternak lokal berupa sapi jawa, sapi madura dan kambing jawa. Kata dia, hewan qurban tersebut dirawat sejak lahir dalam kandungan, sehingga kualitasnya tidak diragukan.
"Peternak lokal tidak kalah. Saat kami tanya makanan hewan benar-benar diperhatikan. Kombinasi ideal antara hijauan dan konsentrat seimbang. Termasuk vaksin dan vitamin," papar dia.
Lebih lanjut Yuhan menjelaskan, sejumlah hewan qurban disalurkan ke sejumlah daerah di Karesidenan Surakarta. Mulai dari Boyolali, Sragen dan Wonogiri.
Di antaranya Mushola Mujahidin di Sawit Boyolali, masjid di daerah Masaran Sragen dan daerah lainnya.
"Hewan qurban untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Semoga hewan qurban GSI bermanfaat," jelasnya.
Dia menambahkan, selain berpartisipasi dalam Hari Raya Idul Adha, GSI juga sebelumnya dalam Hari Raya Idul Fitri bagi-bagi ribuan paket beras seberat 5 kg. Hal ini dilakukan GSI karena ingin benar-benar hadir di masyarakat.
"Berasnya juga lokal. Dari petani di Delanggu Klaten. Kami berharap dari lokal untuk nasional. Produk lokal gak akan kalah dengan produk lainnya," harap dia.
Sasaran daging kurban dari GSI adalah kaum marginal yang membutuhkan. Terutama daerah atau lokasi yang masih kurang hewan kurbannya.
Baca Juga: PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Salurkan 70 Hewan Kurban di Momen Idul Adha
Seperti di Pesantren Yatim Aitam Karanganyar, Pesantrean Yatim IPHI Sawit Boyolali, masayarakat di Desa Sambirejo Sragen dan sejumlah daerah lainnya. Target lainnya juga komunitas gojek dan kalangan kaum marginal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Jawa Tengah Siap Jadi Lumbung Daging Nasional, Wakil Ketua DPRD Ungkap Strategi Kuncinya
-
BRI Terapkan Klasifikasi Baru Status Rekening untuk Perkuat Keamanan Layanan Perbankan
-
Jangan Lewatkan Hari Pertama, Pemprov Jateng Minta Ayah Antar Langsung Anak ke Sekolah
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka Pemerasan, Pemprov Jateng Belum Tunjuk Plt
-
Yoyok Sukawi Pastikan PSIS Semarang Bebas dari Larangan Transfer FIFA