SuaraJawaTengah.id - Presiden Jokowi resmi menunujuk ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjadi Menteri Agama yang baru.
Diketahui Gus Yaqut belakangan ini sangat pedas memberikan kritikan kepada ormas islam yang intoleran.
Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin angkat suara.
Dalam keterangannya Novel berpesan agar Panglima GP Ansor itu bersikap adem dan tak membuat panas negeri ini, pasca menggantikan Menag sebelumnya Fachrul Razi.
Bukan cuma itu saja, dia juga meminta agar Gus Yaqut yang kini menjadi Menag tak terlibat dalam prahara korupsi. Hal itu berkaca dari kasus dua Menag sebelumnya yang terganjal kasus korupsi.
“Semoga tidak membuat gaduh negeri ini,” katanya, dilansir dari Hops.id media jarinngan Suara.com, Rabu (23/12/2020).
Apa yang disampaikan Novel soal korupsi terbilang beralasan. Sebab beberapa mantan Menag sebelum Gus Yaqut kerap tersangkut korupsi.
Sebut saja Suryadharma Ali ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan barang dan jasa dalam penyelenggaraan haji tahun anggaran 2012-2013.
Kemudian Menteri Agama pada Kabinet Gotong Royong, Said Agil Husin Al Munawar pernah menjadi tersangka kasus penyelewengan dana haji di Departemen Agama.
Baca Juga: Jadi Menag, Gus Yaqut Tak Ingin Agama Dijadikan Alat Menentang Pemerintah
“(Semoga) Juga tidak korupsi,” tegas Novel lagi.
Profil Gus Yaqut
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas lahir di Rembang, Jawa Tengah, 4 Januari 1975. Pada 27 Januari 2015, Yaqut Cholil Quomas yang lebih dikenal oleh dengan panggilan Gus Yaqut dilantik menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa.
Dia sebagai Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Hanif Dhakiri dari Dapil Jawa Tengah X yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Tenaga Kerja pada Kabinet Kerja.
Gus Yaqut adalah tokoh muda di Rembang yang merupakan putra dari Kiai Muhammad Cholil Bisri pendiri Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Kabupaten Rembang. Selain itu ayah Gus Yaqut juga merupakan salah satu tokoh pendiri Partai Kebangitan Bangsa (PKB).
Masa kecil Gus Yaqut dibesarkan di lingkungan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Kabupaten Rembang yang merupakan Pondok Pesantren Ayahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Meriahkan Fun Run HUT PPSDM Migas Cepu ke-60
-
Juara Bertahan Berjaya! SDN Sendangmulyo 04 dan SDN Klepu 03 Raih Gelar di MilkLife Soccer Challenge
-
7 Fakta Hasil Visum Syafiq Ali, Ungkap Perkiraan Waktu Kematian dan Kondisi Luka
-
Gebrakan Awal 2026: Ribuan Talenta Sepak Bola Putri Unjuk Gigi di MLSC Semarang
-
BNPB Siapkan Amunisi Tambahan, Pesawat Modifikasi Cuaca Siap Serbu Langit Jateng