SuaraJawaTengah.id - Pengusaha dan mantan rival Presiden Joko Widodo di Solo, Hardono dikabarkan meninggal dunia. Mantan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Solo, itu meninggal dunia karena covid-19, pada Kamis (24/12/2020).
Kabar duka tersebut dibenarkan salah satu tokoh masyarakat Kota Solo, Sumartono Hadinoto.
"Kami merasa kehilangan sosok beliau. Beliau memang terpapar covid-19," kata Sumartono kepada awak media.
Pada Pilkada 2005, Hardono maju sebagai calon Walikota Solo dan berpasangan dengan putra Keraton Surakarta, KGPH Gusti Dipokusumo.
Namun dalam kontestasi itu, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-FX Hadi Rudyatmo yang diusung PDI Perjuangan memenangkan Pilkada Solo.
Saat itulah menjadi perjalanan perdana Jokowi sebagai kepala daerah hingga saat ini menjadi Presiden Indonesia.
Sumartono menambahkan, Hardono sempat dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo.
Tak hanya itu, lanjut dia, ssok kelahiran Solo 30 September 1962 tersebut sempat mendapatkan donor plasma dari rumah sakit.
"Beliau sosok yang ramah, baik pada semua orang. Namun ternyata Tuhan berkehendak lain, beliau meninggal dunia," tandasnya.
Baca Juga: Punya Wajah Mirip Presiden Jokowi, Penjual Buah Naga Ini Diserbu Netizen
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Resmi! Malut United Hijrah ke Semarang, Berganti Nama Jadi Java United FC