SuaraJawaTengah.id - Meski pandemi Covid-19 belum berakhir, Pemerintah bakal kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2021.
Hal ini dinyatakan Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang SDM Kementerian PAN-RB, Teguh Widjinarko.
Teguh juga memberikan bocoran formasi CPNS tahun depan. Mayoritas tetap untuk bidang kesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis di instansi pemerintahan.
“Saat ini memang kami sudah menerima berbagai usulan dari instansi pemerintah (baik pusat maupun daerah). Fokusnya tetap pada jabatan-jabatan tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan tenaga teknis yang mendukung arah prioritas pembangunan nasional dan potensi daerah,” ujarnya disitat Bantennews.co.id - jaringan Suara.com, Minggu (27/12/2020).
Meski demikian, Dia belum bisa memastikan kapan pastinya pembukaan waktu pendaftaran penerimaan CPNS 2021. Namun yang jelas, sesuai PP Nomor 11 Tahun 2017, ditetapkan bahwa paling lambat bulan Maret setiap instansi pemerintah menyerahkan usulannya ke Menteri PAN-RB.
"Setelah memperoleh pertimbangan teknis dari BKN dan Kementerian Keuangan, maka pada bulan Mei ditentukan formasinya (kebutuhannya),” katanya.
Menurutnya, pemerintah berani menetapkan formasi CPNS setelah dipastikan bahwa formasi itu memang benar-benar dibutuhkan dalam upaya untuk mendukung pencapaian prioritas pembangunan.
Contohnya untuk kebutuhan tenaga pendidik. Formasi guru membutuhkan setidaknya 1 juta orang. Seleksi untuk formasi bidang pendidikan ini akan berlangsung sebanyak 3 kali hingga mencapai jumlah kebutuhan.
“Rencananya untuk 1 juta guru yang kami akan rekrut tahun depan, direncanakan akan dilakukan dalam tiga kali seleksi atau tes,” ujarnya.
Baca Juga: Menipu Bisa Luluskan CPNS, Emak-emak di Padang Ditangkap
Sebelumnya, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo menyebutkan, pendaftaran CPNS Formasi 2021, bisa terlaksana pada April hingga Mei tahun depan.
Berdasarkan draf progres usulan formasi ASN dan rencana rekrutmen tahun 2021 yang diterima, awalnya perpanjangan usulan formasi tahun 2021 yang rencananya Maret 2021, yang kemudian diperpanjang hingga akhir Mei. Namun, setelah itu kembali diperpanjang lagi hingga akhir Agustus 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
25 Merek Beras Fortifikasi Gagal Uji Lab, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pengawasan Pangan Diperketat
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Sediakan Layanan Premium Medical Check Up
-
Dukung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemprov Jateng Ajak Warga Nobar di Kantor Gubernur
-
Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya
-
Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan