SuaraJawaTengah.id - Beragam cara dilakukan untuk memberikan semangat para pasien Covid-19. Sebab, kunci pasien Corona bisa sembuh adalah meningkatkan imun tubuh.
Rumah Sakit Daerah atau RSD Bagas Waras Klaten hingga kini masih menggulirkan kegiatan refreshing bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Kegiatan yang digulirkan mulai dari senam hingga pengajian dan memancing.
Direktur RSD Bagas Waras Klaten, Limawan Budiwibowo, mengatakan kegiatan refreshing bagi pasien Covid-19 masih dijalankan di RSD yang rutin digelar dua kali dalam sepekan.
Pasien Covid-19 keluar dari ruang isolasi mereka ke tempat khusus yang disiapkan di kompleks RSD Bagas Waras Klaten. Akses menuju tempat itu juga dibuatkan jalur khusus.
“Tujuannya untuk menambah imunitas pasien. Kegiatannya macam-macam di sana. Ada pengajian dan sebagainya. Tidak hanya itu saja [memancing],” kata Limawan dilansir dari Solopos.com media jaringan Suara.com, Selasa (29/12/2020).
Kabid Pelayanan Medis dan Keperawatan RSD Bagas Waras Klaten, Sigit Joko Nugroho, membenarkan ada kegiatan bagi pasien Covid-19 keluar dari ruang isolasi dua kali dalam sepekan. Kegiatan itu digelar di taman belakang RSD.
Pasien terkonfirmasi Covid-19 sesekali diajak keluar ruangan isolasi mandiri dilakukan untuk refreshing.
Kegiatan itu ditujukan untuk meningkatkan imunitas pasien serta menghilangkan rasa jenuh bahkan stres menjalani isolasi di rumah sakit.
Pasien Komorbid
Baca Juga: Rumah Sakit Penuh, Kemenkes Imbau Masyarakat Tak Pergi Saat Tahun Baru
Sigit menuturkan jenis kegiatan yang dilakukan beragam. Namun, kegiatan yang rutin digelar yakni senam serta pengajian.
“Saat pasien keluar ada tausiyah dan olahraga. Kemudian ada kegiatan lain-lain termasuk memancing [di kolam di belakang RSD],” jelas dia.
Hingga Senin (28/12/2020) pukul 16.00 WIB, jumlah total pasien terkonfirmasi di RSD Bagas Waras Klaten 216 orang. Sebanyak 12 pasien terkonfirmasi positif masih menjalani perawatan, 168 orang dinyatakan sembuh, 13 orang meninggal dunia, enam orang dirujuk, serta 17 orang menjalani isolasi.
Terkait kasus kematian pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Sigit mengatakan dialami pasien yang memiliki komorbid.
“Di RSD Bagas Waras ada pasien yang sampai meninggal dunia. Kebanyakan karena komorbid. Memang ada pneumonia, tetapi karena memiliki komorbid sehingga semakin memperberat,” kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sumur Bor JadI Solusi Petani Tak Gagal Panen saat Kemarau