SuaraJawaTengah.id - Warga Kota Tegal dihebohkan dengan tindakan seorang warga yang mengubur dirinya sendiri di sebuah tempat pemakaman. Warga tersebut mengaku sebelumnya sudah meninggal tapi dihidupkan lagi.
Video perbuatan aneh warga tersebut beredar dan viral di media sosial, Kamis (31/12/2020). Video yang beredar itu dibubuhi narasi jika warga itu berupaya mengambil tali pocong.
Dalam video berdurasi 15 detik yang diperoleh Suara.com, terlihat seorang pemuda menjadi tontotan ratusan warga karena kondisinya terkubur di sebuah tempat pemakaman.
Kondisi pemuda tersebut hanya tampak kepala dan setengah badannya saja dengan posisi wajah menghadap ke dalam tanah. Sementara di sisi kanan dan kirinya terdapat makam.
Dalam video lainnya terlihat pemuda itu sudah dalam keadaan diangkat dari dalam tanah dan diguyur air oleh sejumlah warga untuk membersihkan lumpur di badan dan wajahnya.
"Aku pan balik maring alame aku (aku mau pulang ke alam saya)," ujar pemuda itu dalam bahasa Tegal saat ditanya tujuannya oleh warga.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sebuah tempat pemakaman yang berlokasi di samping Pasar Bandung, Kelurahan Debong Kidul, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.
Menurut seorang penjual daging yang kiosnya berada di depan lokasi kejadian, Tarsumi, peristiwa tersebut terjadi Rabu (30/12/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.
Perempuan 48 tahun itu menuturkan, pemuda dalam video awalnya datang ke kiosnya lalu duduk-duduk.
Baca Juga: Ada Pandemi Covid-19, Angka Kriminalitas Selama 2020 di Jateng Turun 5,6%
"Dia tiba-tiba datang terus duduk lama, hampir setengah jam. Sempat saya kasih uang dan saya suruh pulang," ujarnya saat ditemui, Kamis (31/12/2020).
Bukannya pergi, lanjut Tarsumi, pemuda itu justru mendatangi tempat pemakaman yang berada di seberang jalan depan kiosnya.
"Dia malah pergi ke makam terus nggali tanah sendiri pakai tangan. Nggalinya cepet, tidak sampai setengah jam dalemnya sudah sekitar 70 sentimer, terus langsung berbaring di situ kaya orang dikubur," ungkapnya.
Melihat kejadian itu, warga yang berada di sekitar pasar pun langsung heboh dan mengerumuni tempat pemakaman. Warga juga langsung melaporkannya ke kelurahan dan Polsek Tegal Selatan.
"Setelah itu polisi dan TNI datang, terus orangnya diangkat. Dia bilang dia sudah mati, tapi dikembalikan sama Allah, dia mau balik lagi ke alamnya," ujar Tarsumi.
Tarsumi menyebut pemuda tersebut bernama Wawan, warga Desa Kepandean, Kecamatan Dukuturi, Kabupaten Tegal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun