SuaraJawaTengah.id - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Amirsyah Tambunan mengatakan pembinaan organisasi kemasyarakatan merupakan jalan tengah dalam menjalankan amanat konstitusi.
"Dengan kata lain semangat membina melalui dakwah dilakukan dengan merangkul bukan memukul," kata Amirsyah ketika merespons keputusan pemerintah membubarkan Front Pembela Islam, Kamis (31/12/2020).
Menurut Amirsyah, pendekatan yang seharusnya dikedepankan pemerintah melalui dialog.
"Untuk itu pembinaan merupakan jalan tengah (moderat) dalam melaksanakan amanat konstitusi," tuturnya.
Tetapi Amirsyah tetap menghormati keputusan pemerintah dan berharap semua setiap kebijakan yang diputuskan sudah memenuhi ketentuan hukum sehingga dapat mewujudkan rasa adil bagi semua pihak.
Amirsyah berharap semua pihak untuk menahan diri dan mengormati proses hukum.
Setelah pemerintah mengumumkan pelarangan terhadap FPI, organisasi tersebut berencana untuk melawan melalui jalur konstitusional, yaitu menggugat ke Pengadilan Tinggi Usaha Negara, Jakarta.
Amirsyah mencatat FPI sering terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti membantu korban bencana alam.
Baca Juga: Karangan Bunga Ucapan Selamat Pembubaran FPI Bertebaran di Kota Surabaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh
-
Dua Laga Nirgol, Fikron Afriyanto Ungkap Kunci Kokohnya Pertahanan Kendal Tornado FC
-
Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa
-
Nongkrong Seharian di Blok M Hub Makin Seru Bareng BRIZZI ARKIV
-
Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas