SuaraJawaTengah.id - Suasana tempat publik di Kota Tegal kembali ramai didatangi warga, Jumat (1/1/2021) setelah sempat sepi saat malam pergantian tahun.
Pantauan Suara.com pada Jumat sore, Taman Pancasila, tempat publik yang berada di pusat kota itu, dipadati ratusan warga. Mereka asyik nongkrong dan berfoto dengan latar belakang Gedung Birao.
Sebagian besar dari mereka mengenakkan masker. Kendati demikian, ramainya warga yang berdatangan menimbulkan kerumunan karena banyak yang tak mengindahkan jaga jarak.
Warga yang datang juga memarkir kendaraannya di sepanjang Jalan Pancasila sehingga arus lalu lintas menjadi tersendat karena sebagian badan jalan digunakan untuk parkir sepeda motor.
Padahal, di lokasi tersebut sudah dipasang spanduk dan ramu-rambu larangan parkir di sepanjang Jalan Pancasila. Sementara itu, tidak terlihat adanya anggota Satpol PP, polisi, TNI maupun petugas Dina Perhubungan seperti biasanya.
Salah satu warga, Ali (29) mengaku datang ke Taman Pancasila karena penasaran sekaligus ingin berlibur bersama keluarga.
"Semalam tidak sempat malam tahun baruan karena di tempat saya hujan dan banyak tempat yang ditutup juga," kata warga Balapulang, Kabupaten Tegal.
Ali juga mengaku tetap berusaha menerapkan protokol kesehatan selama berada di taman untuk mencegah tertular Virus Corona.
"Ada takut pasti karena ini lagi pandemi dan di sini pada bergerombol. Makanya pakai masker, cuci tangan, menghindari yang bergerombol," ujarnya.
Baca Juga: Nekat Nongkrong Malam Tahun Baru, Warga di Solo Dibubarkan Polisi
Kondisi ramainya Taman Pancasila tersebut berkebalikan dengan saat menjelang malam tahun baru. Sejak Kamis sore (31/12/2020), kawasan Taman Pancasila tampak lengang. Pada malam hari, suasana di kawasan itu tak hanya sepi tapi juga gelap karena lampu penerangan jalan umum (PJU) dimatikan.
Hal ini karena akses ke taman yang berada di pusat kota dilakukan penutupan total untuk mencegah terjadinya kerumunan saat malam tahun baru.
Puluhan petugas gabungan dari polisi, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan juga disiagakan untuk mencegah adanya warga yang datang untuk merayakan tahun baru.
Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo mengatakan, penutupan dilakukan di semua akses yang menuju ke tempat-tempat publik dan berpotensi terjadi kerumunan saat malam tahun baru.
"Semua titik-titik terkait dengan sarana prasarana tempat berkumpulnya publik kita tutup total mulai pukul 17.00 sampai besok pagi," kata Rita, Kamis sore (31/12/2020).
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran