SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak pemain yang tergabung dalam tim Elite Pro Academy (EPA) PSIS Semarang menjajal Stadion Jatidiri yang belum selesai direnovasi.
"Ya ini saya tawarkan, silakan, kalian yang pertama kali mencoba lapangannya supaya tahu kondisinya dan bisa memberikan masukan pada kami," kata Ganjar kepada pelatih tim EPA PSIS Semarang M. Ridwan di Semarang dilansir dari Antara, Kamis, (7/1/2021).
Ajakan ini disambut gembira para pesepak bola gabungan pemain usia 16, 18, dan 20 itu.
Ganjar menyebutkan kondisi Stadion Jatidiri masih 80 persen karena belum selesai direnovasi yang dimulai sejak 2017 dan terhambat pandemi COVID-19 sehingga mesti ada "refocusing" anggaran yang mempengaruhi penyelesaian pembangunan.
"Karena kemarin ada corona, sekarang belum selesai dan 'refocusing' terjadi. Sebenarnya 'blegernya" sudah jadi 80 persen kurang lebih, tapi sayang memang kalau nanti rumputnya tidak terpelihara, tidak terpakai rusaknya karena alam kan 'eman-eman'," kata dia.
Ganjar mengaku saat ini sedang menyiapkan tiga hal terkait dengan penggunaan Stadion Jatidiri dan kompleks GOR Jatidiri.
"Kita lagi minta otoritas yang mengerti tentang konstruksi dan pembangunan, apakah yang seperti ini sudah boleh dipakai, baik latihan maupun pertandingan, membahayakan apa enggak, karena ada konstruksi yang belum selesai," kata dia.
Ganjar sedang meminta otoritas teknis penggunaan lapangan yakni PSSI agar bisa memberikan kelayakan lapangan.
"Dan yang ketiga tentu soal administrasi, seandainya masyarakat mau menggunakan, siapa pun, itu bagaimana caranya," kata Ganjar.
Baca Juga: Soloraya Masuk Daerah PSBB Jawa-Bali, Ganjar: Kita Tunggu Surat Resmi!
Ganjar juga memperhatikan kesiapan "venue" olahraga lainnya sehingga dalam waktu dekat akan melibatkan atlet masing-masing cabang olahraga untuk mencobanya.
Pelatih tim EPA PSIS Semarang M. Ridwan mengaku sangat senang dan menyebut ini kesempatan langka serta membanggakan karena menjadi pihak yang pertama mencoba Stadion Jatidiri.
"Kita senang sekali, banyak dari para pemain yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jatidiri, baik sebelum direnovasi atau setelah direnovasi, dan saya juga sudah lama sekali tidak menginjak rumput Jatidiri," kata dia.
Ridwan mengatakan latihan yang dilakukan anak buahnya juga didesain agar bisa mencoba seluruh area lapangan sehingga bisa memberikan masukan maksimal pada Pemprov Jateng.
"Latihan hari ini kita sengaja desain untuk coba seluruh area lapangan dan kemudian nanti kita juga sampaikan para pemain untuk berikan 'feedback' pada kita terkait dengan kondisi lapangan," sambung dia.
Dia memberikan masukan berupa kondisi rumput di lapangan yang tidak terawat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi, Birrul Walidain dan Andre Oktaviansyah Resmi Bergabung
-
Ungguli Jatim dan Jabar, Jateng Pimpin Penyaluran Kredit Perumahan Nasional
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku
-
Semarang Capai UHC 100 Persen, BPJS Kesehatan Perluas Layanan Jantung hingga Kanker