SuaraJawaTengah.id - Rekening Front Pembela Islam ( FPI) dan keluarga Habib Rizieq Shihab dikabarkan diblokir oleh pemerintah. Tidak itu saja, rekening Mantan Sekretaris Umum FPI, Munarman juga ikut diblokir.
Dilansir dari Hops.id media Suara.com, Munarman mengaku kecewa dengan sikap pemerintah memblokir rekening pribadinya. Padahal, uang di rekening tersebut tak ada kaitannya dengan kegiatan organisasi FPI.
Munarman menyantakan, seluruh uang yang tersimpan di rekening pribadinya itu merupakan hasil patungan keluarga. Rencananya, tabungan tersebut hendak dipergunakan membayar pengobatan ibunya yang sedang terbaring di rumah sakit.
“Rekening atas nama saya saja yang digunakan untuk menampung biaya pengobatan ibu saya yang sedang terbaring sakit, patungan saudara-saudara saya, diblokir juga,” ujar Munarman Senin (11/1/2021).
Saat ini, kata Munarman, kondisi ibunya di rumah sakit sedang kurang baik, dia masih terkulai lemas di kasur tidurnya. Namun, saat pihak keluarga sedang berjuang menyembuhkan ibunya itu, uang yang telah terkumpul di rekening malah mendadak diblokir.
Berkat kejadian itu, bukan tak mungkin, pengobatan ibunya menjadi terhambat. Hal tersebut seakan membuktikan, betapa berartinya uang di rekening tersebut untuk kesehatan ibunda Munarman.
“Itu rekening atas nama saya hanya untuk biaya berobat ibu saya yang pensiunan di sana sudah engggak bisa jalan lagi, hanya terbaring di tempat tidur,” terangnya.
Munarman sebut Pemerintah rezim zalim
Mengingat rekening tersebut milik pribadi, tak ada kaitannya dengan kelompok FPI, maka Munarman menilai tak sepantasnya pemerintah atau pihak berwenang lain memblokirnya.
Baca Juga: 7 Rekening Bank Milik Anak Habib Rizieq Dikabarkan Kena Blokir
Belum lagi, uang yang terkumpul di dalamnya hendak digunakan untuk pengobatan orang tuanya.
Maka, melihat kenyataan itu, Munarman tak sungkan menyebut ada tindakan tidak berperikemanusiaan di balik pemblokiran rekening tersebut.
“Rekening saya diblokir juga oleh rezim zalim, bengis, dan tidak berperikemanusiaan ini,” kata Munarman.
Diketahui, pemerintah melalui Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK masif memblokir rekening FPI dan afiliasinya. Hingga kini, PPATK memastikan jumlah rekening FPI dan afiliasinya yang diblokir telah mencapai 79.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
BRI Dorong Tradisi THR Lebaran Digital, 2 Fitur BRImo Jadi Andalan Nasabah
-
Tak Perlu Panik Bertransaksi Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang BRI Tetap Beroperasi
-
Mengejutkan! Ledakan Petasan Jelang Lebaran Tewaskan Bocah 9 Tahun di Semarang
-
50 Kata-kata Sungkem Lebaran Bahasa Jawa yang Halus dan Menyentuh di Idul Fitri 1447 Hijriah
-
Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Jawa Tengah Hari Ini