SuaraJawaTengah.id - Puluhan peserta komorbid test usab massal antigen yang diadakan Pemkab Banyumas secara serentak di 80 desa/kelurahan pada Senin (18/1/2021) kemarin, dinyatakan positif Covid-19. Hal tersebut diketahui setelah selesai dilakukan pelaksanaan tes cepat saat sore hari.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Banyumas Achmad Husein melalui pesan singkat kepada awak media.
"Yang positif (antigen) jumlahnya ada 48 orang. Yang bergejala jumlahnya ada 28 dan tidak bergejala ada 20," katanya, Selasa (19/1/2021) pagi.
Jumlah tersebut didapat dari sampel sebanyak 3.544 warga yang menjalani test usab antigen. Artinya meleset dari jumlah yang ditargetkan oleh pemkab sebanyak 4000 peserta.
Selanjutnya para peserta yang positif tersebut menurut Husein akan menjalani Test PCR. Untuk sementara mereka yang tidak bergejala menjalani perawatan isolasi mandiri dan yang bergejala dirawat di Balai Diklat Baturraden.
"Yang tidak bergejala kita suruh karantina mandiri. Sedangkan yang bergejala sementara karantina di Baturraden sambil menunggu hasil PCR. kalo PCR positif akan dirawat di Rumah Sakit," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya untuk melindungi para komorbid (orang yang memiliki penyakit penyerta) dari paparan virus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Banyumas melakukan test usab antigen massal serentak pada hari Senin (18/1/2021) di 80 desa dan kelurahan.
Bupati Banyumas, Achmad Husein menjelaskan, tes cepat dilakukan untuk mendeteksi orang-orang di atas 55 tahun dan memiliki penyakit bawaan.
Hal ini dilakukan karena berdasarkan data, 90 persen yang meninggal karena terpapar Covid-19 di Kabupaten Banyumas adalah lansia dengan komorbid, 10 persennya komorbid dengan usia produktif.
Baca Juga: Isi Lengkap Rekomendasi PAPDI soal Vaksinasi Sinovac pada Pasien Komorbid
Menurut Husein, selama bulan Januari saja, tercatat 78 orang meninggal akibat Covid-19. Sedangkan pada bulan Desember 2020 tercatat 130 orang meninggal akibat Covid-19.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta
-
Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu
-
Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba
-
AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo
-
BRI Perkuat Transaksi Digital dan Ekosistem UMKM di MotoGP Mandalika