Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Senin, 25 Januari 2021 | 15:12 WIB
Kiai Ali Choisor (Gus Ngali) pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Timur Watucongol, Magelang saat akan disuntik vasin Covid-19. (Suara.com/Angga Haksoro Ardi)

“Vaksinasi Covid-19 memang sudah saya tunggu-tunggu. Kapan masyarakat bisa divaksin. Saya ingin harusnya masyarakat dulu yang perlu diamankan, diperhatikan. Kebutuhan dan kehidupan masyarakat itu kan lebih sengsara,” kata Gus Ngali.

Pemerintah Kabupaten Magelang hari ini mulai memberikan vaksin Sinovac untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Total sasaran pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Magelang sebanyak 795.580 orang.

Sebagai tahap pertama, vaksin akan diberikan kepada 2.794 tenaga sumber daya manusia kesehatan, 42.865 orang pelayan publik, dan 404.502 masyarakat rentan.

Vaksin kemudian juga akan diberikan kepada 181.945 masyarakat umum dan pelaku ekonomi, serta 163.474 orang masyarakat rentan lainya (lansia).

Baca Juga: Sempat Munculkan Reaksi Alergi, Vaksin Moderna Tetap Boleh Digunakan di AS

Bupati Zaenal Arifin adalah orang pertama di Magelang yang menerima vaksin Covid-19. Sebagai kepala wilayah, Bupati memberikan contoh bagi warganya untuk patuh menerima vaksin sebagai cara menghentikan penyebaran virus.

“Saya pertama kali melaksanakan vaksinasi ini dan akan dilakukan vaksinasi lagi 2 minggu yang akan datang. Bahwa memang sedang ada wabah penyakit di sekitar kita. Masih ada Covid-19 yang belum berakhir di sekitar kita. Tugas kita adalah memutus mata rantai itu,” kata Zaenal Arifin.

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

Load More