SuaraJawaTengah.id - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mendapat curhatan dari sejumlah pedagang saat berkunjung ke Kota Solo, Jumat (29/1/2021).
Mantan Wali Kota Surabaya itu langsung dicurhati oleh sejumlah pedagang yang barang jualannya sepi dampak Covid-19. Seperti pedagang seprai dan ayam penyet yang curhat dagangannya yang tidak laku.
Pedagang seprai mengaku sudah sudah memasarkan produk tersebut melalui online belum ada peningkatan omzet, namun belum membuahkan hasil.
"Dagangannya masih sepi bu dan omset turun," ungkap pedagang itu. "Nanti balai di sini pesan seprai ini ya," jawab Risma.
Sementara, pedagang ayam penyet bernama Rni juga curhat soal pemasukannya saat pandemi berkurang. Warga Jebres itu meminta tips kepada sang menteri agar pendapatan kesehariannya bisa lebih.
"Petunjuknya Bu Menteri, bagaimana cara meningkatkan pendapatan kesehariannya mengingat saya hanya jualan warungan masakan penyetan kecil," tuturnya.
Mengamati pertanyaan tersebut, Risma langsung menjawab, dan memberikan tips jitu agar pendapatan setiap harinya ada peningkatan, di hadapan warga yang mayoritas para ibu-ibu.
Yang pertama menurut Risma, adalah, bagaimana meningkatkan jualannya dengan rasa yang lebih. Selain itu, dirinya juga berpendapat para pedagang bisa belajar bertransaksi via online.
"Berjualan via online tersebut era sekarang sangat cepat perkembangannya, serta ringkas , mudah. Sehingga harus mengikuti perkembangan jaman," papar Risma.
Baca Juga: Pengamat: Kepemimpinan Rudy dan Gibran Diprediksi Bak Langit dan Bumi
Dalam kunjungna itu, hadir pula Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy. Agenda utama kunjungan kedua di Bumi Bengawan adalah meninjau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ribuan Peserta Ikuti Dieng Caldera Race 2026, Perputaran Uang Diperkirakan Capai Rp20 Miliar
-
Fenomena Bediding Mulai Terasa, BMKG Minta Warga Jateng Bersiap
-
SIG dan Semen Gresik Giatkan Penanaman Pohon di Kawasan Joglo Tani Pabrik Rembang
-
Pakar Hukum Unsoed Buka Suara Soal Penipuan Eks Pegawai Bank di Purwokerto
-
UMKM Jadi Fondasi Ekonomi, Ahmad Luthfi Tekankan Penguatan Pembiayaan