Haha tak hanya mendapat pesanan membuat peti mati dari RSUD dr Soeselo, tetapi juga dari Rumah Sakit DKT Pagongan, Kabupaten Tegal.
"Dari Rumah Sakit DKT pernah dapat pesanan dua peti mati," ujar dia.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro mengatakan, setiap hari rata-rata ada dua hingga tiga pasien Covid-19 yang meninggal. "Setiap hari pasti ada," kata Joko kepada Suara.com, saat dihubungi Selasa (19/1/2021).
Joko menyebut, angka kematian pasien Covid-19 tersebut lebih tinggi dari angka kematian nasional. "Angka kematian di Kabupaten Tegal sekitar empat persen. Kalau nasional sekitar dua persen," ujarnya.
Sementara itu berdasarkan data di laman covid-19.tegalkab.go.id yang baru diperbaharui hingga Selasa (2/2/2021), jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal total mencapai 176 orang. Adapun jumlah kasus positif tercatat 4.326 orang.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman