SuaraJawaTengah.id - Kota Semarang masih terendam banjir. Hal terjadi karena curah hujan masih tinggi sejak Sabtu (6/1/2021) hingga sekarang.
Dilansir dari Ayosemarang.com, Kegiatan evakuasi dilakukan bagi warga yang terjebak banjir di wilayah Kota Semarang.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Winarsono mengatakan, banjir masih terlihat di beberapa titik seperti Semarang Utara, Kuningan, Panggung Lor, Pulo Mas, Panggung Kidul, Genuk, dan Kaligawe.
"Untuk ketinggiannya cukup tinggi. Antara 40-60 sentimeter. Untuk Genuk informasi yang didapat ada yang 100 sentimeter," ujarnya, Senin (8/2/2021).
Pihaknya menyiapkan beberapa perahu karet untuk evakuasi warga dan pendistribusian logistik.
"Kita akan bantu evakuasi warga yang minta dievakuasi sekaligus pendistribusian logistik," imbuhnya.
Beberapa dapur umum pun disiapkan untuk membantu warga yang terdampak banjir. Dapur umum pun ada di beberapa wilayah sesuai seperti di Gayamsari, Tlogosari, Genuk, di kantor BPBD, Muktiharjo dan lainnya.
"Dapur umum nantinya menyiapkan bantuan logistik ke warga yang terdampak banjir," Katanya.
Baca Juga: BMKG: Banjir Semarang Disebabkan Curah Hujan Lebat 3,5 Jam
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis
-
Sarif Abdillah Dorong Destinasi Wisata Jateng Perkuat Standar Keselamatan Wisatawan
-
BRI Hadirkan Registrasi BRImo Global, Tersedia di 15 Negara Sekaligus
-
Kisah Fikky Arif Warga Desa yang Jadi Miliarder: Dulu Ngelas Sendiri, Sekarang Punya 300 Karyawan