SuaraJawaTengah.id - Nama calon Presiden pada pemilu 2024 terus mencuat. Ada nama Prabowo Subianto, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo hingga Gubernur DKI Anies Baswedan
Menurut data LSI, elektabilitas Prabowo Subianto masih masih di atas, meningkat sedikit jadi 25,3 persen. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo 14,7 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 13,1 persen.
Direktur Ekskutif LSI Djayadi Hanan menyampaikan rilis terabru terkait siapa nama yang dipilih jika pemilihan preisden diselenggarakan saat ini.
Berdasarkan pertanyaan semi terbuka dengan memberikan daftar nama kepada responden tanpa memasukkan nama Joko Widodo karena tidak bisa mencalonkan diri lagi di 2024, hasilnya Prabowo unggul.
Di bawah Prabowo, dalam tiga besar ada nama Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
"Maka posisinya sepeti ini, masih Pak Prabowo yang unggul 22,5 persen. Menyusul kemudian Ganjar dan Anies boleh kita sebut sama posisinya, Ganjar 10,6 persen dan Anies 10,2 persen. Ya secara statistik sama karena berada dalam margin of error," kata Djayadi membacaka hasil survei secara daring, Senin (22/2/2021)
Djayadi melanjutkan LSI kemudian membuat simulasi tertutup dengan mengajukan 14 nama yang pantas dipilih menjadi presiden. Hasilnya Prabowo kembali bertengger di nomor satu.
"Kami coba ambil 14 nama, tidak berubah posisinya. Pak Prabowo masih di atas, meningkat sedikit jadi 25,3 persen. Pak Ganjar dan Anies masih meningkat sedikit. Ganjar 14,7 persen, Anies 13,1 persen. Pak Sandi 9,5 persen, disusul Ridwan Kamil, AHY, khofifah, dan lain-lain," kara Djayadi.
Hal serupa juga dialami Prabowo yang unggul dalam simulasi tertutup 10 nama.
Baca Juga: Sebanyak 1,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Jawa Tengah Hari ini
"Posisinya juga tidak berbeda jauh. Nama-nama ini memang untuk sementara urutannya belum berubah. Nomor satu Prabowo (26%), diikuti Ganjar (15,4%), Anies (13,3%), Sandi (10,4%), Ridwan Kamil (7,5%)," kata Djayadi.
PDI Perjuangan
Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menanggapi ihwal nama kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk dalam tiga besar jajaran kandidat presiden. Dalam survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), Ganjar hanya kalah dari Prabowo Subianto di urutan pertama.
Djarot mengatakan saat ini Ganjar masih berfokus membenahi Jawa Tengah dalam sisa masa periode kepemimpinannya. Djarot menegaskan bahwa kader PDI Perjuangan sendiri yang berpotensial menjadi kandidat presiden bukan sebatas Ganjar, meski ia tidak menyebutkan siapa saja.
"Harus tahu, di PDIP ada banyak juga selain Pak Ganjar. Maka daripada itu kita akan tunjuk, tergantung dari Pak Ganjar juga bagaimana dia bisa meningkatkan elektabilitasnya dan teman-teman di PDIP, maupun dari luar kita juga bisa," kata Djarot dalam rilis survei LSI secara daring, Senin (22/2/2021).
Di sisi lain, kata Djarot, 2024 masih jauh. Sehingga PDI Perjuangan belum terlalu fokus untuk membahas Pilpres. Kandeti begitu bukan berarti peluang Ganjar tertutup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Gelar Edukasi Finansial, Dorong Semangat Belajar
-
Didakwa Pasal Berlapis, Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq Tak Ajukan Keberatan
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau