SuaraJawaTengah.id - Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengakibatkan jalan desa tertutup longsoran tanah sehingga tidak bisa dilalui kendaraan bermotor pada Rabu (24/2/2021).
Menurut seorang warga Desa Rahtawu, Sukarwan, tanah longsor terjadi pada Rabu dini hari, ketika turun hujan.
Ia mengatakan tanah longsor sudah beberapa kali terjadi di desanya, namun bencana yang terjadi kali ini lebih parah dari sebelumnya.
Akibat bencana itu, longsoran tanah serta ranting dan batang pohon menutupi bagian jalan desa sehingga warga yang bersepeda motor untuk berangkat kerja tidak bisa melintas pada Rabu pagi.
Warga bergotong-royong untuk membersihkan jalan dari material longsor.
"Sedang diupayakan, minimal sepeda motor bisa melintas agar warga bisa berangkat kerja," kata Sukarwan, yang harus berangkat kerja dan masih menunggu jalan yang terdampak longsor bisa dilalui kendaraan.
Sebelumnya, tanah longsor juga terjadi di Desa Rahtawu dan berdampak pada empat rumah warga di Dukuh Wetan Kali dan Dukuh Semliro.
Berdasarkan peta daerah rawan bencana, ada 13 desa yang rawan menghadapi tanah longsor di Kudus.
Desa yang rawan longsor meliputi Rahtawu, Menawan, Jurang, dan Kedungsari di Kecamatan Gebog, Desa Terban di Kecamatan Jekulo, serta Desa Soco, Ternadi, Japan, Kuwukan, Puyoh, Colo, Dukuh Waringin, dan Cranggang di Kecamatan Dawe. [Antara]
Baca Juga: Ribuan Hektare Sawah di Kudus Gagal Panen Akibat Banjir
Berita Terkait
-
Taj Yasin Kunjungi Keluarga Syabilla, Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov
-
14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional
-
Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru
-
Polres Kudus Bersinergi Perkuat Perlindungan JKN bagi Masyarakat Kelompok Rentan
-
Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Jangan Cuma Main Medsos! Wakil Ketua DPRD Jateng Ungkap Peran Penting Pemuda Jaga Persatuan Bangsa
-
Rayakan Semangat Sumpah Pemuda, BRI Hadirkan Promo Hemat untuk Kuliner hingga Belanja
-
Di Hari Sumpah Pemuda, Taj Yasin Minta Aksi Nyata Pemuda Atasi Persoalan Masyarakat
-
Atlet Silat Event Porprov Jateng Meninggal Dunia: Sempat Cedera di Tengah Kompetisi
-
Dari Medan Perang hingga Turun Padamkan Karhutla: Ini Rekam Jejak Mayjen TNI Sriyanto Pimpin BPGMN