SuaraJawaTengah.id - Seorang TKI asal Kabupaten Brebes, A diisolasi bersama keluarganya usai terpapar Covid-19 jenis baru dari Inggris atau Virus B117. A diketahui sempat menggelar hajatan pernikahan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes Djoko Gunawan mengungkapkan, A sudah bekerja sebagai TKI di Arab Saudi selama dua tahun hingga akhirnya pulang dan terinfeksi virus B117
"A pulang ke Indonesia pada 31 Januari 2021 melalui Bandara Soekarno-Hatta," kata Djoko saat memberikan keterangan kronologi penularan Virus B117, Kamis (4/3/2021).
Setiba di Indonesia, kata Djoko, A menginap di salah satu hotel yang berlokasi tak jauh dari Wisma Atlet, Jakarta. Saat menginap, perempuan 46 tahun itu dites swab dengan hasil positif Covid-19 sehingga langsung dikarantina di Wisma Atlet selama 11 hari.
"Setelah menjalani karantina selama 11 hari, A dilakukan swab ulang dan hasilnya negatif, sehingga dibolehkan pulang," kata Djoko.
Djoko melanjutkan, A sempat pulang ke rumah suaminya di Dusun Cioter Desa Jatimulya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang selama beberapa jam sebelum pulang ke rumah orang tuanya di Desa Kubangjati, Kecamatan Ketanggungan, Brebes pada 12 Februari 2021.
Belakangan diketahui, virus corona yang sempat menginfeksi A merupakan Covid-19 varian baru dari Inggris atau B117.
"Saat ini A sudah diisolasi bersama keluarga yang berjumlah tujuh orang. Mereka juga sudah dites swab dan sampelnya dikirim ke laboratorium kesehatan pusat," ujar Djoko.
Menurut Djoko, selama berada di rumah orang tuanya di Brebes, A sempat menggelar hajatan pernikahan salah satu anaknya pada 25 hingga 26 Februari 2021.
Baca Juga: Pulang ke Rumah, TKI Asal Brebes Terpapar Corona B117, Keluarga Diisolasi
"Karena itu, selain keluarganya, nanti dilakukan tracing terhadap tetangga yang pernah kontak dengan A, termasuk tetangga yang sempat datang ke acara hajatan itu untuk mengantisipasi penularan," ujar Djoko.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Sartono mengatakan, A sudah dites swab PCR lagi bersama dengan tujuh anggota keluarganya, Kamis pagi (4/3/2021) setelah pihaknya mendapat informasi jika virus corona yang sempat menginfeksi A diketahui merupakan virus jenis baru dari Inggris atau B117.
"Sudah kita tracking, total bersama nyonya A sendiri ada 8 orang. Kita sudah ambil sampel swabnya dan sudah kita kirim ke Puslabkes Kemenkes di Jakarta. Ini sedang dalam perjalanan," ujar dia.
Menurut Sartono, A dan tujuh anggota keluarganya juga sudah menjalani tes swab antigen dengan hasil seluruhnya negatif. Namun untuk mencegah penularan, A dan keluarganya diisolasi mandiri di rumahnya.
"Yang jelas kondisi 8 orang ini sehat-sehat saja, tapi untuk mewaspadai lebih lanjut, mereka diisolasi mandiri," kata dia.
Sartono menyebut pengawasan selama isolasi mandiri dilakukan bersama TNI-Polri melalui program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah