SuaraJawaTengah.id - Hari ini merupakan menjadi hari besar bagi umat muslim yaitu Isra Miraj. Apa sih Isra Miraj?
Dalam sejara Islam, Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa penting yang akan selalu dikenang.
Bagaimana tidak, Isra Miraj menceritakan tentangan perjalanan rohani Nabi Muhammad di malam hari menuju Sidratul Muntaha di langit ke tujuh untuk menerima perintah salat dari Allah SWT.
Perjalanan Rohani Nabi Muhammad SAW
Perjalanan Isra Miraj oleh Nabi Muhammad SAW ini dilakukan pada malam hari tanggal 27 Rajab tahun delapan kenabian. Isra berarti perjalanan di malam hari dan Miraj diartikan sebagai naik atau diangkat ke Sidratul Muntaha.
Di malam tersebut, Rasulullah didatangi oleh malaikat Jibril dan mengajaknya untuk keluar rumah lalu melakukan perjalanan yang dari Masjidil Haram, Makkah, menuju Masjidil Aqsa, Palestina dengan menaiki Buraq.
Perjalanan ini merupakan hiburan dari Allah kepada Nabi Muhammad karena telah melewati cobaan yang diberikan Allah yakni ditinggalkan oleh orang terdekatnya. Saat itu, istri Nabi, Khadijah dan paman Abu Thalib yang selalu membela Nabi, meninggal dunia.
Sebelum sampai ke tujuan, malaikat Jibril mengajak Rasulullah ke beberapa tempat seperti Tayyibah (Madinah Al Munawwarah), Madyan (tempat berteduhnya Nabi Musa AS dari kejaran Firaun), Thursina (tempat Nabi Musa menerima wahyu dari Allah), dan Betlehem atau Bait Al Lahm (tempat lahirnya Nabi Isa).
Menuju Langit Ke Tujuh
Baca Juga: Pengertian dan Kisah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha
Rasulullah kemudian melanjutkan perjalanan menuju Baitul Maqdis. Di tempat itu, sudah ada Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan para nabi lainnya. Diketahui, Allah SWT telah mempersiapkan pertemuan dengan para nabi.
Selanjutnya, para nabi beserta Rasulullah melakukan salat berjamaah dan Rasulullah menjadi imam. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Sidratul Muntahha atau langit ke tujuh.
Dalam perjalanan tersebut, Rasulullah bertemu dengan sejumlah nabi lainnya. Saat di langit pertama, Rasulullah bertemu dengan Nabi Adam, Nabi Isa di langit kedua, Nabi Yusuf di langit ketiga, Nabi Idris di langit keempat, Nabi Harun di langit kelima, dan Nabi Musa di langit keenam.
Hingga sampailah Raasulullah di langit ke tujuh dan bertemu denngan Nabi Ibrahim yang berpenampilan mirip dengannya. Di langit ketujuh inilah Allah memberikan perintah kepada umat Islam untuk melaksanakan salat.
Sebelumnya, perintah salat dilakukan sebanyak 50 kali dalam sehari. Namun, Nabi Muhammmad meminta keringanan kepada Allah hingga menjadi salat lima waktu sehari.
Demikian penjelasan tentang apa itu Isra Miraj, sungguh sebuah perjalanan penting Nabi Muhammad yang begitu berarti bagi seluruh umat muslim di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah