SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memastikan Vaksin Covid-19 sinovac yang ada di wilayah tersebut belum kedaluwarsa.
Perlu diketahui, vaksin Covid-19 sama seperti obat atau vaksin yang lain yaitu memiliki masa kedaluwarsa.
Dilansir dari Hestek.id, Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Sadiyanto memastikan, tidak ada stok vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa.
Menurutnya, 65 ribu dosis yang sudah diterima Banyumas baru akan memasuki kedaluwarsa pada Juni 2021 mendatang.
“Kedaluwarsanya masih lama, paling akhir Juni. Vaksin memang ada masa kedaluwarsanya sekitar 6 bulan. Jadi semenjak kami terima, vaksin baru dua bulan di Banyumas,” katanya di Banyumas Rabu, (17/3/2021).
Menurutnya, saat ini dinas sedang fokus memberikan vaksin kepada warga lanjut usia (lansia) selain pelayan publik.
“Kami dapat dropping vaksin untuk 11 ribu dengan sasaran lansia. Ini akan segera didistribusikan ke puskesmas,” katanya.
Lansia yang dimaksud, kata dia, adalah orang-orang yang telah berumur 60 tahun lebih untuk masyarakat umum. Sedangkan untuk para pelayan publik, usia di atas 50 tahun juga masuk kategori tersebut.
“Ini adalah kebijakan dari pemerintah pusat. Karena lansia paling beresiko, sebagian besar pasien positif Covid-19 yang meninggal sudah berusia lanjut, ada sekira 80 persen,” katanya.
Baca Juga: Selesai Tahun Depan, Moderna Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Bayi & Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight