SuaraJawaTengah.id - Banyak warga yang menganggur akibat pandemi. Namun, warga Wates, Ngaliyan, Kota Semarang berfikir kreatif membuat wisata kulinar di tengah hutan yang diberi nama wisata 'Sobo Alas'.
Wisata Sobo Alas dikelola secara mandiri oleh pemuda karang taruna Desa Wates. Penghasilan dari wisata tersebut juga dikumpulkan dan dimasukan ke tabungan karang taruna desa.
Meski dikelola secara swadaya oleh warga, Wisata Kuliner Sobo Alas tak kalah dengan wisata-wisata kuliner yang lain. Nuansa alam dan desain ala anak milenial membuat pengunjung betah du tempat tersebut.
Makanan di Sobo Alas juga dibuat secara mandiri oleh warga Wates. Hal itu membuat warga Wates mempunyai pemasukan tambahan dengan jualan di wisata tersebut.
Pengelola Sobo Alas, Rudi Isnawan mengatakan, jika terdapat banyak kulineran di Sobo Alas yang dibuat oleh warga sendiri.
"Mulai dari sate kambing, gule kambing, bakso, mie ayam, ikan bakar, ikan goreng, ayam geprek, es jus, es degan, es gempol, sosis, kopi hingga jagung bakar ada di sini,"jelasnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (27/3/2021).
Meski baru didirikan sejak sejak dua tahun yang lalu. Wisata Sobo Alas sudah banyak dikunjungi mulai dari Ketua DPRD Kota Semarang hingga Wali Kota Semarang.
"Kemarin Pak Pilus (Ketua DPRD Kota Semarang dan Pk Hendi (Wali Kota Semarang) habis dari sini," ujarnya.
Selain dikunjungi tokoh publik, Sobo Alas menjadi tempat langganan untuk kegiatan anak-anak muda maupun keluarga yang sedang berlibur.
Baca Juga: Kombinasi Farrel-Fandi Eko Hancurkan Tira, PSIS Unggul 2-0 di Babak Pertama
"Di sini kebanyakan yang mengunjunjungi ya anak muda dan rombongan keluarga," imbuhnya.
Hal itu wajar, selain didesain dengan konsep milenial, Wisata Kuliner Sobo Alas juga dedesai untuk keluarga dan juga komunitas.
"Di sini kan luas ya, jadi bisa untuk komunitas juga. Selain itu jika ada keluarga yang datang ke sini dengan anaknya itu bisa nyaman karena bisa sambil bermain," imbuhnya.
Untuk harga makanan di Wisara Kuliner Sobo Alas juga terbilang murah. Jadi tak perlu khawatir jika para pengunjung datang ke wisata ini membawa uang pas-pasan.
"Kalau harga makanan standar lah, meski di tempat wisata kita tak membuatnya mahal. Selain itu, untuk masuk juga gratis," imbuhnya.
Bagi pencinta kuliner, untuk datang ke wisata Sobo Alas cukup mudah. Jika dari pusat Kota Semarang ambil arah Mijen dan masuk ke arah Masjid Kapal. Lebih mudahnya, pengunjung juga bisa ke Sobo Alas melalui google map.
"Sudah ada google map kalau mau ke Sobo Alas," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!