SuaraJawaTengah.id - Pemerintah resmi melarang mudik lebaran tahun ini. Seluruh jalur masuk ke Kabupaten Brebes yang merupakan pintu masuk ke Jawa Tengah dari Jakarta dan Jawa Barat akan dilakukan penyekatan, termasuk jalur-jalur tikus.
Kasatlantas Polres Brebes AKP Putri Noer Cholifah mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan langkah untuk mencegah masuknya pemudik nekat ke wilayah Jawa Tengah melalui Brebes.
"Nanti ada penyekatan di tol dan pantura. Di tol nanti di Exit Tol Pejagan, di pantura nanti di terminal Kecipir. Kami juga akan kerjasama dengan Polres Cirebon untuk penyekatan di wilayah Ciledug," kata Putri, Jumat (9/4/2021).
Menurut Putri, di titik-titik tersebut semua kendaraan dari luar daerah akan diperiksa penumpang dan barang bawaannya. Jika dipastikan mengangkut pemudik maka akan langsung diminta putar balik.
"Semua kendaraan, baik itu kendaraan pribadi, angkutan, maupun travel diputar balik, kecuali kalau warga lokal misal dari Brebes mau ke Tegal," tandasnya.
Putri mengatakan, penyekatan tidak hanya dilakukan di jalur-jalur utama, tetapi juga di jalur-jalur tikus yang kerap dimanfaatkan untuk menghindari pemeriksaan petugas.
Hal ini juga untuk mengantisipasi adanya pemudik yang menggunakan jasa travel gelap atau tidak resmi dengan kendaraan berplat nomor lokal.
"Nanti di jalur-jalur desa atau jalur-jalur tikus juga dijaga petugas. Pintu-pintu masuk semuanya dijaga ketat. Walaupun pakai kendaraan plat nomor lokal, dari barang bawaannya nanti ketahuan kalau mau mudik," ujarnya.
Putri menyebut penyekatan tersebut akan mulai dilakukan secara serentak mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021.
Baca Juga: Jaga Arus Mudik Lebaran, 166.734 Personel Termasuk Pramuka Bakal Dikerahkan
"Penyekatan mulai kita lakukan bersamaan dengan dimulainya Operasi Ketupat Candi 2021," ujarnya.
Dengan adanya penyekatan itu, Putri mengimbau masyarakat untuk tidak mudik karena ketika melalui titik penyekatan dipastikan akan diminta putar balik.
"Masyarakat lebih baik tidak usah mudik karena semuanya ada penyekatan untuk menindaklanjuti keputusan pemerintah melarang mudik," ujar dia.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan