SuaraJawaTengah.id - Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyumas diperiksa Tim Penyidik dari Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jateng saksi. Informasi yang beredar, penyelidikan tersebut ada kaitannya dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang disalurkan di Kabupaten Banyumas.
Selain anggota DPRD Banyumas, pegawai Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) Kabupaten Banyumas juga turut dimintai keterangan.
Ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry membenarkan informasi yang beredar tersebut. Namun dirinya tidak menjelaskan secara rinci kasus tersebut. Karena Berry hanya diminta meminjamkan kantornya untuk proses penyelidikan.
"Infonya Giat penyelidikan BPNT pada Rabu sampai Jumat kemarin. Memang ada penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Jateng di Purwokerto," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (10/4/2021).
Selain di kantornya, Tim Penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jateng juga melakukan pemeriksaan di Kantor Dinsospermasdes.
"Proses pemeriksaan atau klarifikasinya dilaksanakan di kantor Dinsos. Untuk yang dimintai keterangan orang-orang yang ada kaitannya dengan lidik tersebut, untuk data siapa saja, saya tidak tahu," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, setidaknya ada lima orang saksi sudah dimintai keterangan yang berasal dua anggota DPRD Banyumas serta tiga orang dari pegawai Dinsospermades.
BPNT dari Kementerian Sosial di Banyumas sendiri, selama ini menjadi sorotan masyarakat dan pegiat anti korupsi karena adanya kejanggalan.
Sekedar informasi, jumlah penerima BPNT di Kabupaten Banyumas sekitar 136.135 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 331 desa dan kelurahan di 27 kecamatan seluruh Kabupaten Banyumas.
Baca Juga: Kamera ETLE Rekam 10.093 Pelanggar Lalu Lintas di Jateng
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin
-
Transaksi Qlola by BRI Tumbuh 32%, Layanan Mobile Makin Terintegrasi
-
Kalah Pamor dari Rokok Kretek, Perajin Berjuang Hidupkan Kembali Batik Kudus
-
Sekda Jateng Bakal Tindak Tegas ASN Terlibat Judi Online