Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Kamis, 15 April 2021 | 16:18 WIB
Wakapolsek Juwiring Klaten, Iptu SGY digerebek warga saat sedang berduaan di rumah seorang ibu rumah tangga (IRT). [Ilustrasi penggerebekan/dok]

"Saya tak ingin dibodohi. Akhirnya, saya berusaha menghubungi anaknya yang kuliah di Solo. Tapi saat itu, nomor teleponnya tak bisa dihubungi. Akhirnya, saya minta Pak Bayan Marso dan putranya serta keponakannya mengecek ke dalam rumah. Dari hasil pengecekan itu, keponakan Pak Marso menemukan Pak Iptu SGY berada di lantai II. Sebelumnya memang sempat di kamar mandi," katanya.

Begitu Iptu SGY ditemukan, Heru Susanto langsung memarahi MT yang dinilai sudah membohongi dirinya. Di samping itu, Heru Susanto juga bertanya ke Iptu SGY yang merupakan Wakapolsek Juwiring semestinya menjadi pengayom masyarakat justru telah meresahkan masyarakat.

"Di hadapan saya, Pak Iptu SGY langsung mengakui kesalahannya dan minta maaf. Saya pun menghubungi anaknya MT agar dia segera pulang. Biar dari keluarga yang memutuskan apakah diselesaikan dengan kekeluargaan atau pun proses hukum," katanya.

Baca Juga: Belasan Santri di Klaten Tertular Covid-19, Ini Kronologinya

Load More