SuaraJawaTengah.id - Jiwa patriotisme Raden Ajeng Kartini hingga kini seakan tidak pernah padam oleh zaman. Riana Fitriani atau akrab disapa Ambu Ivon ini adalah salah satu sosok yang mewarisi jiwa R.A Kartini masa kini di Banjarnegara.
Ia dengan suka rela manampung puluhan anak dan lansia yang kurang beruntung di Banjarnegara. Sebanyak 65 anak miskin dan 5 lansia, Ia rawat dan difasilitasi.
Meskipun dirinya bukan orang yang bergelimang harta, namun Ia yakin jika perbuatan baik akan selalu ada jalan keluar.
Ia berkisah, dirinya tergerak dengan melihat banyaknya anak anak yang tidak bersekolah dan tidak memiliki aktivitas yang jelas di Kabupaten Banjarnegara.
"Saya miris banyak anak anak tidak sekolah, padahal nantinya mereka yang akan menjadi generasi penerus bangsa," ungkapnya.
Pada tahun 2018, Ia mengawali misi mulia dengan membuat Panti "Griya Amanah" di kediamannya, Kelurahan Parakancanggah ,Kecamatan Banjarnegara, Kab Banjarnegara, Jawa Tengah.
Perempuan kelahiran 14 Juli 1973 ini mengaku menggunakan uang pribadi untuk memenuhi kebutuhan panti tersebut.
"Secara logis dan angka, uang saya tidak akan cukup untuk memenuhi keperluan, tapi selalu ada jalan keluar melalui bantuan orang lain," imbuhnya.
Baca Juga: Hari Kartini, Putri Koster Ingin Perempuan Tetap Tangguh saat Pandemi
Ambu Ivon bekerja sebagai supir pribadi perorangan yang kebanyakan adalah teman temannya ,sehinga dirinya tidak pernah memasang tarif.
"Pendapatan tidak menentu, karena tidak setiap hari mereka pergi ke luar kota, sehingga tidak selalu butuh,"imbuhnya.
Sementara untuk biaya dan pengeluaran Panti ,dirinya dibantu oleh para donatur dan usaha kecil kecilan seperti ternah lele dan jasa laundry yang dikelolanya.
"Ya kalau cuma mengandalkan uang saya mustahil terpenuhi, karena untuk kebutuhan setiap pagi saja sudah Rp 500 ribu, buat anak anak sekolah, naik angkot dan uang saku, belum lain lain," jelasnya.
Selain memenuhi dalam bidang pendidikan, dirinya juga rutin mengajarkan anak anak Panti untuk belajar Al Quran dan kelas bakat lainnya.
Perjuangan mendirikan dan mengelola Panti Griya Amanah tentu melalui banyak ujian berat. Dalam setahun ,Ia di usir 3 kali dari pemilik rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran