SuaraJawaTengah.id - Penumpang Pelabuan Tanjung Emas mulai melonjak menjelang pelaksanaan mudik lebaran taahunn 2021. Rata-rata penumpang berasal dari Pulau Kalimantan yang hendak pulang ke Jateng dan DIY.
Pejabat Pelaksana Tugas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas (KSOP) Kelas I Pelabuhan Tanjung Emas, Dian Lesmana, mengatakan, pada hari biasa penumpang hanya berkisar 200 sampai 400 penumpang. Namun, kini naik menjadi 600 orang.
"Jumlah penumpang mulai naik. Kebanyakan dari Kalimantan, seperti Pontianak," jelasya, Sabtu (24/4/2021).
Selain itu, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang juga sudah menyiapkan pemeriksaan Covid 19 dengan meluncurkan pendeteksi dini GeNose C 19. Mulai alat tersebut, penumpang diharuskan tes GeNose sebelum menggunakan transportasi laut.
"Sebelum naik kapal harus tes GeNose C 19," ujarnya.
Pemilihan GeNose sebagai alat untuk pendeteksi dini Covid-19 dikarenakan mempunyai biaya yang cuup murah Rp30 ribu. Hal itu akan berdampak pada biaya perjalanan laut bagi penumpang yang akan berkurang.
"GeNose cukup murah dengan harga Rp. 30 ribu,” ucapnya.
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang mengalami kenaikan penumpang menjelang pelaksanaan larangan mudik lebaran tahun 2021. Kenaikan penumpang mencapai 20 persen dibandingkan hari biasa.
Meski begitu, selama peraturan larangan mudik, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang akan menutup kegiatan operasional mulai 6-17 Mei 2021. Pada tanggal itu, transportasi kapal di pelabuhan akan dihentikan.
Baca Juga: Siap-siap! Ada 7 Pos Penyekatan Menuju Pelabuhan Merak, Ini Lokasinya
“Larangan mudik mulai tanggal 6 tidak akan ada kapal yang beroperasi,” terangnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis