SuaraJawaTengah.id - Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto meminta warga perantauan yang terlanjur mudik wajib menjalani karantina. Hal itu dikatakannya berkaitan dengna perubahan regulasi larangan mudik.
Seperti diketahui, awalnya larangan mudik hanya berlaku 10 hari, diubah satu bulan terhitung dari tanggal 22 April sampai 24 Mei 2021.
Arif Sugiyanto pun mengambil langkah taktis. Selain tetap meminta warganya untuk tak mudik, ia juga mengancam yang nyolong start untuk pulang kampung bakal diganjar dengan isolasi mandiri.
“Ketika ada yang sudah pulang, kita tidak mungkin menyuruh kembali lagi ke perantauan. Tapi, tetap di rumah saja untuk jaga kesehatan semua,” ujar dia dilansir Hestek.id--jaringan Suara.com, Sabtu (24/3/2021).
Arif menambahkan, pada prinsipnya, Pemkab Kebumen bakal tetap memaatuhi aturan dan mengimbau warganya untuk tidak pulang.
Untuk mengantisipasi banyak pemudik yang curi start ke Kebumen, pihaknya akan mengintensifkan pengecekan para pemudik di posko-posko yang tersebar di empat titik.
Kecamatan juga diwajibkan untuk menggerakkan kembali program Jogo Tonggo hingga sampai tingkat RT. "Ini tujuannya memantau masyarakat yang pulang ke kampung halaman," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin