SuaraJawaTengah.id - Penyakit masyarakat atau pekar rupanya tetap ditemukan di bulan Ramadhan. Di Kabupaten Sragen, sembilan pasangan tak resmi digrebek saat asik ngamar di beberapa hotel.
Pasangan yang ngamar di bulan Ramadhan itu digerebek Satuan Samapta Polres Sragen dalam operasi pekat digelar Sabtu (24/4/2021) sore. Mereka digelandang ke Mapolres Sragen untuk pemeriksaan dan pendataan identitas.
Dilansir dari Solopos.com, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kasat Samapta Polres Sragen AKP Sunarjono saat dihubungi Sabtu malam, mengatakan sasaran operasi pekat itu berada di dua hotel, yakni Hotel Sukowati dan Hotel Pondok Indah.
Dia mengatakan satu pasangan bukan suami istri dipergoki saat ngamar di Hotel Sukowati Sragen. Pasangan tak resmi itu, ujar dia, berinisial S, 45, warga Plosorejo, Karangmalang, dan J, 40, warga Cemeng, Sambungmacan.
“Dari Hotel Sukowati, tim bergerak ke Hotel Pondok Indah Sragen. Di hotel itu berhasil menemukan delapan pasangan tidak resmi. Dari pasangan itu, ada pemuda berumur 20 tahun kencan dengan perempuan berumur 43 tahun," ucapnya.
"Ada pula laki-laki berumur 20 tahun bersama perempuan 24 tahun. Bahkan ada remaja berumur 17 tahun kencan bersama perempuan berumur 23 tahun. Ada juga perempuan berumur 19 tahun bersama laki-laki berumur 21 tahun,” imbuhnya.
Dia mengatakan delapan pasangan tak resmi itu ada yang berasal dari Kabupaten Ngawi, Wonogiri, Demak, Sukoharjo, Tangen Sragen, Ngrampal Sragen, Gemolong Sragen, Karangmalang Sragen, Sukodono Sragen, Mondokan Sragen, dan Sidoharjo Sragen.
Sunarjono mengatakan operasi pekat ini dilakukan saat Ramadhan dengan tujuan agar warga bisa khusyuk menjalankan puasa dan sebagai upaya meminimalisasi persebaran Covid-19.
“Selain hotel, operasi pekat ini juga menyasar operasi minuman keras, dan petasan. Operasi ini akan terus dilakukan selama Ramadhan,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan