SuaraJawaTengah.id - Peringatan May Day kali ini menjadi tahun keberuntungan untuk para buruh di Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang.
Tanpa menggelar aksi unjuk rasa turun ke jalan karena masa pandemi, tuntutan atau keinginan para buruh terkait pembentukan Desk Ketenagakerjaan dipenuhi oleh Polda Jawa Tengah.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kombes Polisi Johanson Simamora menjelaskan bila pihaknya telah menerima perintah dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Ahmad Luthfi untuk membentuk Desk Ketenagakerjaan.
“Kemarin sore saya mendapat perintah resmi langsung oleh Bapak Kapolda untuk segera membentuk Desk Ketenagakerjaan. Ini wujud komitmen Polda Jateng merespon keinginan rekan buruh dalam penyelesaian setiap perkara buruh khususnya yang mengarah pada pidana”, kata Johanson di depan ratusan buruh dalam acara dialog “Buruh Bicara” di Balai Kota Semarang, Sabtu (1/5/2021).
Selain desk ketenagakerjaan, Polda Jawa Tengah juga memberikan 1000 paket sembako kepada para buruh di Jawa Tengah, yang diterimakan langsung dari Direktur Intelkam Polda Jawa Tengah Kombes Polisi Jati Wiyoto Abadi kepada perwakilan 10 federasi serikat buruh.
Kado untuk buruh juga diberikan Pemkot Semarang dengan memberikan vaksinasi terhadap 100 orang perwakilan buruh pada peringatan May Day tahun ini.
Menurut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, vaksinasi untuk buruh diberikan karena buruh sangat rentan dengan penularan covid-19, dimana setiap hari buruh berkumpul dengan banyak orang dalam satu ruangan besar tertutup.
“Kita cermati buruh ini sangat rentan. Tiap hari dengan banyak orang dalam satu ruangan tertutup. Kalau satu kena, pasti langsung menyebar. Jadi pas May Day ini, kita suntikkan vaksin ke buruh agar imun selalu sehat dan kondisi kesehatan terjaga dengan baik”, ujar Hendrar.
Hendrar juga merespon tuntutan buruh terkait pembayaran THR dari pengusaha kepada buruh, dimana para buruh meminta THR satu kali gaji dan dibayar tanpa dicicil.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Semarang dan Sekitarnya, Sabtu 1 Mei 2021
“Kami respon langsung. Besok saya akan bikin surat resmi saya tanda tangani agar pengusaha mencairkan THR kepada buruhnya. Besarnya satu kali gaji dan tidak dicicil”, tegas Hendrar.
Koordinator Aliansi Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) Nanang Setyono memberikan apresiasi atas langkah yang diberikan Polda Jawa Tengah dan Pemkot Semarang. Oleh Nanang, desk ketenagakerjaan dan vaksinasi menjadi dua hal yang didambakan para buruh di Jawa Tengah.
“Kami terima kasih sekali kepada Polda Jateng dan Pemkot Semarang. Buat kami, ini keren sekali, super sekali, kado terindah untuk kami di May Day kali ini. Desk Ketenagakerjaan dan vaksin jadi sesuatu yang kami dambakan saat ini. Alhamdulilah, semuanya dikabulkan, tak terkecuali tuntutan THR dari kami”, ujar Nanang.
Di beberapa daerah di Jawa Tengah, peringatan May Day juga berlangsung kondusif dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Para buruh pun sepakat untuk tidak menjadikan May Day sebagai ajang pengerahan massa seperti tahun-tahun sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama