SuaraJawaTengah.id - Ledakan petasan di Kabupaten Pekalongan memakan korban jiwa. Seorang remaja tewas, dan empat lainnya luka-luka saat petasan yang sedang mereka buat meledak.
Peristiwa nahas itu terjadi di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Rabu tengah malam (5/12/2021).
Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Achmad Sugeng mengatakan, peristiwa terebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di dalam bangunan sebuah TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran).
"Korban ada lima anak. Satu meninggal dunia, empat luka-luka," ujar Sugeng saat dihubungi Suara.com, Kamis (6/5/2021).
Identitas korban meninggal yakni MZH, 15, sedangkan korban luka yaitu MM, 13, MA, 13, H, 14, dan A, 14. Seluruhnya warga Kelurahan Simbang Kulon.
Menurut Sugeng, saat kejadian, kelima korban sedang membuat petasan di dalam ruangan di TPQ. Tiba-tiba, petasan yang sedang dibuat itu meledak.
"Rencananya petasan itu mau diledakkan saat akhir bulan puasa. Mungkin lagi packing, mamanya bahan peledak, keteken sedikit bisa meledak," katanya.
Sugeng menyebut, jenis petasan tersebut berukuran tak terlalu besar, namun panjangnya mencapai sekitar 50 centimeter. "Sebenarnya petasannya tidak terlalu besar, tapi memanjang," ujarnya.
Sugeng mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan peristiwa tersebut sehingga belum dapat memastikan penyebab ledakan dan jenis bahan-bahan yang digunakan para korban untuk membuat petasan.
Baca Juga: Tangki Isi 6.000 Liter Minyak Goreng Tumpah, Warga Ramai-ramai Cari Untung
"Saat ini masih penyelidikan. Besok rencananya tim Labfor dari Polda Jawa Tengah datang ke lokasi," ungkapnya.
Sementara itu keempat korban luka, menurut Sugeng masih menjalani perawatan di RSUD Bendan, Kota Pekalongan dan RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, Kabupaten Pekalongan.
"Mereka mengalami luka-luka di bagian tangan dan kaki," ujar Sugeng.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin