SuaraJawaTengah.id - Kabar mengejutkan datang dari suami Tasya Kamila, Randi Bachtiar. Ia divonis kanker getah bening.
Tasya Kamila pun bercerita soal awal mula suaminya divonis kanker dan ternyata gejalanya dimulai pada 2019.
Dilansir dari Matamata.com, kala itu suami Tasya Kamila Randi Bachtiar itu hendak berlatih untuk marathon. Lalu pria lulusan ITB itu merasakan sesak di dada.
"Kalau malam suka ngerasa sesak. Kami pikir lagi banyak latihan lari aja. Selain itu pegal juga, tapi kan itu dirasakan orang-orang," kata Tasya Kamila di rumahnya kawasan Cinere, Depok, Senin (10/5/2021).
Untuk menormalkan kondisinya, Randi Bachtiar bahkan butuh waktu setengah jam. Sampai, dia sering batuk pada Oktober 2020. "Batuknya hampir tiga minggu. Kami ke dokter THT juga, dikasih antibiotik sampai habis. Dokter THT bilang sudah nggak ada gejala infeksi lagi," tutur penyanyi 28 tahun.
Tapi batuk itu tak kunjung sembuh. Malah diperparah dengan keluar darah. "Terus sekali waktu, Randy keluar darah batuknya. Bukan dari muntah darah, cuma dahak keluar darah," jelas Tasya Kamila.
Lalu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengingat kondisinya yang buruk. Baru diketahui ada yang janggal di rongga dada Randi Bachtiar usai dirontgen.
"Dokter paru akhirnya menyarankan CT scan dan baru jelas ada massa di rongga dada," tutur pelantun "Libur T'lah Tiba" ini. "Massanya lumayan gede, ukurannya 9,2x5,5 cm tebalnya 1 cm," imbuh Randi Bachtiar.
Tindakan lanjutan, Randi Bachtiar melakukan biopsi untuk mengetahui apakah sesuatu itu merupakan tumor atau hal lain. "Awalnya terdiagnosis dengan timoma. Itu penanganannya harus dioperasi, bedah thorax, Januari (2021)," tutur Tasya.
Baca Juga: Suami Tasya Kamila Kena Kanker Stadium II, Begini Kisahnya
Nyatanya, baru diketahui jenisnya adalah kelenjar getah bening setelah dilakukan operasi. Hanya saja usai dioperasi masih ada sisa kelenjar getah bening di tubuh Randi Bachtiar.
Inilah alasan bapak satu anak itu menjalani perawatan lanjutan. "Penangananya dengan kemoterapi dan radiasi," kata mantan penyanyi cilik ini.
Maka tumor di tubuh Randi Bachtiar mengecil setelah dilakukan empat kali kemoterapi dan 10 kali radiasi.
"Rencananya 25 kali radiasi. Dokter bilang jenis ini adalah yang bisa disembuhkan, berdoa saja bismillah," tutur Tasya Kamila.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Benteng Pendem Cilacap: Saksi Bisu Dua Penjajah dan Destinasi Wisata Sejarah Saat Lebaran
-
Bosan Mudik Begitu Saja? Intip 5 Destinasi Wonosobo yang Siap Manjakan Mata Usai Lebaran
-
BRI Dorong Tradisi THR Lebaran Digital, 2 Fitur BRImo Jadi Andalan Nasabah
-
Tak Perlu Panik Bertransaksi Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang BRI Tetap Beroperasi
-
Mengejutkan! Ledakan Petasan Jelang Lebaran Tewaskan Bocah 9 Tahun di Semarang