SuaraJawaTengah.id - Bukan opor ayam bukan pula rendang, masyarakat di Kabupaten Rembang mempunyai sajian khas setiap hari raya Idulfitri.
Adalah Sayur Lembarang Ayam. Kuliner berkuah santan ini, biasanya dihidangkan untuk bersantap bersama keluarga tercinta di bulan penuh kemenangan.
Seperti opor ayam, Sayur Lembarang Ayam juga sangat pas menjadi teman nasi hangat, lontong, maupun ketupat.
Jangan tanya cita rasanya, balutan rasa pedas yang kuat, manis, dan gurih diimbangi empuknya daging ayam menyatu. Membuat nafsu makan melonjak, dan seolah tidak ingin berhenti mengunyah.
Baca Juga: Semen Gresik Gelar Kick-Off Meeting Sistem Manajemen Anti Suap
Rumini salah seorang warga Kecamatan Rembang Kota mengatakan, tidak pernah absen untuk membuat hidangan istimewa ini.
"Pasti setiap Lebaran buat ini. Untuk dihidangkan di rumah selepas salat Id," ujarnya, Kamis (13/5/2021).
Proses pembuatan Sayur Lembarang Ayam pun cukup mudah, pertama siapkan bahan-bahan seperti, ayam kampung utuh, 2 ruas jari jahe di geprek, 2 batang sereh di geprek, 3 lembar daun salam, 1 buah tomat, 3 buah belimbing wuluh, 3 gelas besar santan kelapa.
Selain itu siapkan 1/2 sendok makan jinten, 1 sendok makan ketumbar, 1/2 sendok makan merica, garam, gula, penyedap rasa, 2 ruas jari kunyit, 1 ruas jari kencur, 3 lembar daun jeruk, 10 butir bawang merah, 3 siung bawang putih 1/2 ons kemiri, 1/4 sendok teh terasi
1/4 kilogram, cabai rawit yang sudah direbus atau dikukus sesuai selera.
"Tumbuk halus bumbu-bumbu tersebut. Sementara menunggu rebusan ayam hingga 1 jam lamanya," ungkap Rumini.
Baca Juga: UPZ Semen Gresik Salurkan Puluhan Juta Zakat Karyawan
Setelah ayam ingkung ditiriskan, tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum. Setelah harum kemudian masukkan bumbu halus tersebut, tumis hingga harum.
Berita Terkait
-
Mudik Gratis 2025 ke Rembang: Jadwal, Syarat dan Cara Daftarnya
-
Mendikdasmen Kecam Pengeluaran 3 Siswa TK di Rembang Akibat Pilkada: Sekolah Harus Netral!
-
Viral 3 Siswa TK di Rembang Dikeluarkan karena Ortu Beda Sikap Politik, Mendikdasmen: Sekolah Harus Netral
-
Tingkatkan Ekonomi Rakyat, SIG Garap Pembangunan Jalan di Rembang dan Blora
-
UYR Ajak UMKM Desa Pasar Banggi Naik Kelas, Kuasai E-commerce dan Operasikan Mesin Modern
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara